
Pria India nekat membuat ancaman bom palsu karena takut ketinggalan pesawat
JawaPos.com - Seorang pria India nekat berbohong soal teror bom di sebuah pesawat. Akibatnya, ia ditahan karena membuat laporan palsu tentang ancaman bom dalam pesawat yang hendak lepas landas.
Pria tersebut mengaku sengaja membuat laporan palsu kalau pesawat yang akan lepas landas tersebut ada bomnya hanya karena ia takut ketinggalan pesawat. Sebab pesawat itu hendak lepas landas saat ia sampai di bandara.
Seperti dilansir Hindustan Times, Kamis, (21/6), laporan ancaman bom diterima pusat panggilan maskapai penerbangan IndiGo pada Selasa, (19/6). Laporan yang diterima sekitar pukul 05.30 itu menyebut adanya bom dalam pesawat untuk penerbangan dari Jaipur menuju Mumbai.
Laporan itu kemudian diteruskan ke Komite Penaksiran Ancaman Bom. Pihak berwenang yang melakukan investigasi menyatakan telepon tersebut sebagai ancaman bom spesifik.
Seperti dilansir Kantor Berita Pemilu (Jawa Pos Grup), meski ada laporan soal ancaman bom, pesawat tersebut tetap terbang dan dapat mendarat dengan selamat di Mumbai pukul 06.55 pagi waktu setempat.
"Pusat panggilan IndiGo menerima telepon sekitar pukul 05.30 pagi dari orang tak dikenal yang menyebut adanya ancaman bom di penerbangan 6E 218 dari Jaipur menuju Mumbai. Kami segera melaporkan masalah ini ke Komite Penaksiran Ancaman Bom (BTAC) dan menjalankan semua protokol keamanan yang ditetapkan," kata Maskapai IndiGo.
Menurut maskapai tersebut, pihak berwenang melakukan penyelidikan dan menyatakan panggilan itu sebagai ancaman bom spesifik. Setelah mendapat izin, operasi penerbangan dilanjutkan seperti biasa.
Hasil penyelidikan pihak berwenang kemudian mengidentifikasi Mohit Kumar Tank, seorang warga Jaipur, sebagai pelaku pembuat laporan ancaman bom palsu. Tank, yang berprofesi sebagai koreografer, mengaku membuat panggilan palsu tersebut karena takut ketinggalan pesawat.
Maskapai IndiGo menelepon penumpang Tank yang ketinggalan penerbangannya itu. Meyakinkan ia akan mendapat tiket untuk penerbangan berikutnya.
"Namun ketika penumpang itu tiba di Bandara Jaipur, Pasukan Keamanan Industri Pusat (CISF) menginterogasi pelaku. Dia kemudian diserahkan ke polisi Sanganer untuk penyelidikan lebih lanjut," kata seorang pejabat bandara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
