Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Juni 2018 | 04.11 WIB

Cegah Penerbangan Balon Udara, Kemenhub Gencar Adakan Festival

Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub, Agus Santoso saat memberikan keterangan kepada wartawan disela meninjau arus balik di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Rabu (20/6). - Image

Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub, Agus Santoso saat memberikan keterangan kepada wartawan disela meninjau arus balik di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Rabu (20/6).

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) gencar mengadakan festival balon udara di beberapa daerah. Langkah ini sebagai upaya untuk mencegah adanya warga yang menerbangkan balon udara sehingga berpotensi mengganggu penerbangan.


Rencananya festival balon udara akan diadakan di wilayah Pekalongan dan juga Ponorogo, setelah festival balon udara yang diadakan di Wonosobo.


Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso menjelaskan, salah satu pencegahan agar tidak ada warga yang menerbangkan balon udara adalah dengan memberikan wadah. Dan festival atau perlombaan balon udara menjadi salah satu cara yang tepat.
"Kalau menerbangkan balon udara itu bisa membahayakan penerbangan, tidak hanya penerbangan domestik tetapi juga internasional," katanya.


Terlebih, lanjut Agus, jika nantinya ketinggian balon udara di atas 10 ribu meter. Di mana jarak tersebut merupakan traffic atau lalu lintas untuk penerbangan internasional. Sehingga, jika sampai hal itu terjadi, tidak hanya penerbangan saja yang bisa terancam tetapi juga bisa mengancam nama Indonesia.


"Penerbangan Indonesia ini juga bisa terancam, padahal selama ini pemerintah sudah berupaya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan angkutan udara," ucapnya.


Agus menambahkan, selama ini di atas Pulau Jawa merupakan traffic lalu lintas penerbangan yang paling sibuk ketiga di dunia. Dan karena itulah sangat bahaya jika sampai ada balon udara yang sengaja diterbangkan di atas pulau Jawa.


"Kalau ingin menerbangkan balon udara silakan, tetapi ditali dan tidak boleh lebih dari 150 meter. Karena kalau melebihi bisa mengganggu saat take off dan saat landing" pungkasnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore