
Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub, Agus Santoso saat memberikan keterangan kepada wartawan disela meninjau arus balik di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Rabu (20/6).
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) gencar mengadakan festival balon udara di beberapa daerah. Langkah ini sebagai upaya untuk mencegah adanya warga yang menerbangkan balon udara sehingga berpotensi mengganggu penerbangan.
Rencananya festival balon udara akan diadakan di wilayah Pekalongan dan juga Ponorogo, setelah festival balon udara yang diadakan di Wonosobo.
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso menjelaskan, salah satu pencegahan agar tidak ada warga yang menerbangkan balon udara adalah dengan memberikan wadah. Dan festival atau perlombaan balon udara menjadi salah satu cara yang tepat.
"Kalau menerbangkan balon udara itu bisa membahayakan penerbangan, tidak hanya penerbangan domestik tetapi juga internasional," katanya.
Terlebih, lanjut Agus, jika nantinya ketinggian balon udara di atas 10 ribu meter. Di mana jarak tersebut merupakan traffic atau lalu lintas untuk penerbangan internasional. Sehingga, jika sampai hal itu terjadi, tidak hanya penerbangan saja yang bisa terancam tetapi juga bisa mengancam nama Indonesia.
"Penerbangan Indonesia ini juga bisa terancam, padahal selama ini pemerintah sudah berupaya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan angkutan udara," ucapnya.
Agus menambahkan, selama ini di atas Pulau Jawa merupakan traffic lalu lintas penerbangan yang paling sibuk ketiga di dunia. Dan karena itulah sangat bahaya jika sampai ada balon udara yang sengaja diterbangkan di atas pulau Jawa.
"Kalau ingin menerbangkan balon udara silakan, tetapi ditali dan tidak boleh lebih dari 150 meter. Karena kalau melebihi bisa mengganggu saat take off dan saat landing" pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
