
Paslon Pilgub Jateng 2018 nomor urut 2 Sudirman-Ida diwawancarai usai sesi jumpa pers di Hotel Grand Candi, Semarang, Rabu (20/6).
JawaPos.com - Tim sukses pasangan calon Pilgub Jateng 2018 Sudirman Said-Ida Fauziyah menyatakan bakal melaporkan sebuah akun atau pihak di balik beredarnya video berisikan fitnah kepada paslon nomor urut 2 itu. Menurutnya, saat ini somasi telah dilayangkan dan permintaan klarifikasi tengah ditunggu.
Dijumpai pada sesi jumpa pers di Hotel Grand Candi, Semarang, Rabu (20/6), Sudirman berkesempatan memaparkan sejumlah rangkaian serangan kampanye hitam yang menyasar dirinya dan Ida. Salah satu yang ia tunjukkan adalah sebuah video berdurasi empat menit beredar di YouTube dan platform media sosial lain. Berjudul Pengakuan Keponakan Sudirman Said.
"Di video itu, ada orang yang ngaku sebagai keponakan saya di Brebes sana. Dan bilang kalau saya ini orangnya jual mahal, sombong, dan sebagainya. Tapi itu, ujung-ujungnya bilang pilih paslon nomor satu (Ganjar Pranowo-Taj Yasin)," jelasnya.
Menurutnya, apa yang ditunjukkan video tersebut jelas bukan hal benar. Dan lagi, ia menyebut sejumlah kejanggalan yang akhirnya telah terklarifikasi oleh timnya di lapangan. "Jadi diketahui itu pengambilan gambarnya di kantor sekjen parpol pengusung paslon nomor satu," sambungnya.
Meski tak menyebut parpol mana yang dimaksud, ia kembali merinci hasil temuan timnya di lapangan. Atau usai mengkonfrontir orang-orang di video secara langsung. "Satu, mereka ngaku diperintah sekjen tersebut. Lalu, mereka sendiri bilang mereka adalah bagian dari timses paslon nomor satu," katanya lagi.
Kemudian yang terakhir, menurutnya remaja-remaja pada video tadi pasti dibantu oleh pihak-pihak tertentu. Lantaran kualitas frame yang cukup mumpuni.
Mantan Menteri ESDM itu pun menengarai upaya tersebut dilakukan untuk menjatuhkan dirinya atau meruntuhkan basis suara di Brebes. Sebagaimana diketahui daerah tersebut merupakan tanah kelahiran Sudirman.
Sudirman mengungkapkan, dirinya bersama Ida Fauziyah, akan melaporkan pihak-pihak beserta akun-akun penyebar fitnah lain yang menyasar mereka dalam waktu dekat. "Harus adil. Kalau orang yang dituduh makar atau lainnya yang mengancam pemerintah, maka jangan hanya pemerintah saja. Ketidakadilan jangan dibikin tambah subur," tegasnya.
Ia pun memastikan pihaknya akan menghadapi persoalan ini dengan tenang dan nantinya akan menyerahkan seluruhnya kepada yang berwajib. Sudirman yakin, cara-cara kotor macam itu tak akan mendatangkan berkah bagi pelaku-pelakunya.
Di sisi lain, juru bicara tim Sudirman-Ida, Sriyanto Saputro mengatakan, adanya hal yang mengusik seperti ini malah akan membuat pihaknya makin terpacu untuk memenangkan Pilgub Jateng 2018. Namun, yang jelas melalui cara-cara bersih dan tidak dengan membalas.
Sekretaris DPD Gerindra Jateng itu juga mensinyalir, bahwa cara-cara kotor yang sedang dilakukan adalah sebuah bentuk kepanikan. "Entah survei mana yang mereka pakai, tapi pasti mereka sadar bahwa elektabilitas Sudirman-Ida sedang naik. Jadi mereka panik sampai pakai metode-metode seperti ini," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
