Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Juni 2018 | 01.25 WIB

Pemkot Surabaya Bersiap Data Pendatang Baru

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinasnya. - Image

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinasnya.

JawaPos.com - Arus balik ke Surabaya diperkirakan tidak hanya didominasi warga asli atau orang-orang yang bekerja di Kota Pahlawan. Kemungkinan mereka juga akan mengajak serta sanak saudaranya. Atau bahkan ada warga yang sengaja datang ke Surabaya untuk mengadu nasib.


Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah bersiap mendata para pendatang. Tujuannya sebagai langkah antisipasi tindak kejahatan akibat arus urbanisasi. Salah satunya dengan operasi yustisi. Dimulai dari pemanfaatan SIPANDU dan software khusus bagi warga pendatang.


"Yang jelas kami adakan pengamanan lebih intens di kecamatan dan kelurahan dibanding tahun kemarin," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ditemui wartawan di rumah dinasnya, Rabu (20/6).


Risma tidak menyebutkan kapan dan bagaimana teknis pembuatan aplikasi atau software tersebut. Yang jelas, upaya lain seperti survei langsung ke setiap warga juga akan dilakukan. "Kami juga survei langsung kepada tiap warga. Kami cek rumahnya. Termasuk pekerjaannya apa," papar Risma.


Upaya lain yang akan dilakukan Pemkot Surabaya yakni menempatkan sejumlah staf pemerintahan di beberapa lokasi. Antara lain di stasiun, terminal dan sejumlah obyek vital guna mengantisipasi adanya potensi kejahatan. "Saya sudah koordinasi dengan TNI dan Polri. Karena saya nggka mau kecolongan lagi," tegas Risma.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore