
Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Pangandaran.
JawaPos.com - Lebaran telah usai, Para pemudik pun tengah mempersiapkan untuk kembali ke kota tempat dirinya bekerja. Apresiasi akan pemudik sudah beralih menggunakan kendaraan umum pun datang dari berbagai pihak termasuk para kandidat di Jawa Barat.
Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi terhadap masyarakat yang telah memilih transportasi umum saat mudik lebaran 2018 kemarin. Pasalnya tindakan tersebut bisa mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di titik kerawanan.
"Mudik dengan angkutan umum berarti ikut serta mengurangi kemacetan lalu lintas di jalur darat," kata Ridwan Kamil, Selasa (19/6).
Ke depannya, kata pria yang kerap disapa Kang Emil kalau infrastruktur angkutan umum, kereta api diperbanyak dengan stasiun pemberhentian di setiap Kabupaten, maka akan lebih banyak lagi masyarakat yang menggunakan transportasi umum.
"Saya yakin banyak orang beralih mudik dengan kereta karena lebih cepat, murah, dan menyenangkan," ujarnya.
Mudik 2018 berjalan lancar dibandingkan tahun sebelumnya, sebab pemerintah memberikan keluangan waktu cuti Lebaran yang lebih panjang. Sehingga, para pemudik tidak pulang ke kampung halaman secara berbarengan dan mendekati hari H Lebaran sepert tahun-tahun sebelumnya.
"Selain itu mereka bisa menikmati hari Raya dan libur Lebaran ke tempat-tempat wisata di desa mereka dengan waktu yang lebih longgar dan kembali ke kota tanpa tergesa-gesa," ungkapnya.
Menurut Kang Emil, pelayanan mudik dari tahun ke tahun terjadi peningkatan. Mulai dari penambahan jalan tol baru, hingga pengawalan arus lalu lintas oleh kepolisian setempat. Polda Jabar mencatat, angka kecelakaan lalu lintas pada arus mudik maupun balik tahun ini turun 45 persen dibanding tahun lalu. Sementara secara nasional, arus mudik turun 50 persen dibandingkan tahun 2017.
Selain pemudik, Kang Emil pun mengapresiasi kinerja kepolisian yang siaga di titik-titik rawan macet untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan menjaga titik-titik rawan kejahatan.
"Terima kasih kepada kepolisian yang sudah mengawal arus mudik dan arus balik sehingga para pemudik ini bisa mudik dengan lancar dan selamat kembali sampai ke rumah," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
