
Kepala Staf Presiden Moeldoko (tengah) bersama Agum Gumelar (kanan) dan Mensos Idrus Marham (kiri)
JawaPos.com - Kondisi rest area di sepanjang jalan tol yang menjadi jalur arus balik dan mudik begitu membeludak. Bahkan tidak sedikit titik kemacetan di jalan tol bersumber dari lokasi istirahat itu.
Atas kondisi ini, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengkritik kinerja Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), khususnya dalam mengelola rest area. Hal itu merupakan salah satu koreksi hasil pantauan jajaran KSP di lapangan.
Moeldoko mengatakan, di sejumlah rest area, banyak space kosong. Namun, karena tidak diatur dengan baik, area yang kosong itu tidak dimanfaatkan. Akibatnya, yang terjadi justru penumpukan arus di pintu masuk rest area.
"Di beberapa titik, terjadi penyumbatan kendaraan bermotor di seputar pintu masuk, sementara masih terdapat space kosong di dalam rest area yang bisa digunakan untuk menampung kendaraan," ujarnya. Karena itu, pihaknya meminta BPJT melakukan evaluasi dan mengoptimalkan penggunaan rest area.
Selain rest area, yang kurang dimaksimalkan adalah upaya jemput bola dalam pembayaran tol. Menurut dia, jika jemput bola dimasifkan, beban antrean kendaraan di sejumlah gerbang tol bisa berkurang.
"KSP juga sudah mengimbau pengelola jalan tol untuk menggunakan sistem jemput bola," imbuhnya. Bahkan, opsi membuka gerbang secara gratis juga perlu dilakukan jika upaya tersebut tidak berhasil mengurangi kepadatan di pintu tol.
Dia juga mengingatkan, tiga jalur utama perlu mendapat kesiapan lebih. Yakni, jalur Pantura, tol Cipali, dan tol Purbaleunyi yang akan bertemu di tol Cikampek-Jakarta, lalu tersambung ke tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) serta tol Jagorawi. Sebab, tiga ruas itu akan menjadi tulang punggung kendaraan masuk Jabodetabek yang menjadi kawasan urban.
Selain itu, dia meminta kerja sama masyarakat untuk bisa mengatur jadwal kepulangan secara bijak. "Kami mengimbau para pemudik untuk mengatur jadwal kembali dari kampung halaman dengan baik agar tidak menumpuk pada waktu puncak," tuturnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, pada jalur balik dari Jawa Timur maupun Jawa Tengah menuju Jakarta sore hari ini, Selasa (19/6), cuacanya cerah dan cerah berawan. Kondisi cerah hingga cerah berawan diperkirakan terjadi sampai malam.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
