Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Juni 2018 | 22.50 WIB

Habis Mudik Terbitlah Utang, Ini Cara Mencegahnya

Penukaran uang saat Lebaran - Image

Penukaran uang saat Lebaran

JawaPos.com - Hari raya Idul Fitri tentunya ingin dirayakan bersama sanak saudara dan keluarga di kampung halaman. Mudik menjadi rutinitas bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Tentunya, membutuhkan pengeluaran khusus selama mudik berlangsung, bahkan sering pengeluaran tersebut di luar rencana atau budget yang sudah dianggarkan sebelumnya.


Biasanya, pascamudik kondisi keuangan menjadi tidak stabil. Bahkan tak jarang memutuskan untuk berutang demi memenuhi kebutuhan hingga tanggal gajian mendatang. Mengutip situs resmi cermati.com, terdapat beberapa tips untuk menstabilkan keuangan pascamudik Lebaran.


1. Periksa Kembali Keuangan Anda


Periksalah kembali pengeluaran-pengeluaran apa saja yang dapat Anda batasi. Pisahkan antara kebutuhan menurut waktu pemenuhannya, antara kebutuhan yang mendesak dengan kebutuhan yang dapat Anda tunda. Buatlah daftar dan catat apa saja yang dapat dilakukan untuk menyehatkan kembali keuangan Anda.


2. Menyusun Kembali Anggaran


Anda bisa memulainya dengan melakukan satu hal, yaitu membatasi pengeluaran bulanan Anda selain sandang dan pangan. Misalnya Anda biasa mengeluarkan uang sebesar Rp 300 ribu setiap bulannya untuk internet, Anda bisa menyetop atau mengurangi biaya menjadi Rp 100 ribu per bulan, lalu sisa dana dari biaya tersebut dapat Anda gunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti uang makan atau transportasi bekerja.


3. Batasi Pengeluaran Harian


Jika Anda lebih sering makan siang di luar kantor, cobalah untuk mulai membawa makanan dari rumah. Bangunlah lebih awal agar Anda sempat membuat sarapan serta makan siang yang akan Anda bawa ke kantor. Hal ini tentu saja dapat menolong Anda menyehatkan kembali keuangan Anda pasca-Lebaran. Atau jika Anda menggunakan mobil, untuk sementara ini cobalah untuk naik kendaraan umum, untuk menekan biaya BBM yang harus Anda keluarkan. Cara ini tidak hanya menghemat pengeluaran Anda, namun dapat menjaga pola makan Anda untuk tetap makan makanan sehat yang Anda buat dari rumah.


4. Tetapkan Biaya Harian


Tetapkan berapa biaya yang Anda boleh keluarkan. Misalnya setiap harinya Anda menetapkan Rp 60 ribu untuk kebutuhan belanja. Konsistenlah mengeluarkan uang dalam jumlah yang sama setiap hari. Jika Anda terbiasa mengambil uang dalam jumlah besar, segera pisahkan uang yang akan Anda gunakan. Ingat jangan bawa uang lebih banyak dari yang Anda butuhkan, biasakan diri Anda menggunakan uang secukupnya. Jangan sesekali tergoda untuk melanggarnya, ya.


5. Tunda Belanja Barang yang Tidak Anda Butuhkan


Untuk sementara waktu, tundalah belanja barang-barang yang tidak Anda butuhkan. Dalam situasi krisis pasca-Lebaran seperti ini, sangatlah disarankan untuk menahan diri dari godaan belanja barang-barang yang Anda suka namun tidak terlalu Anda butuhkan. Bersabarlah sampai keuangan Anda kembali normal seperti sedia kala.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore