
Suporter Meksiko termasuk fans yang atraktif dan senang berpesta di mana saja.
Jawapos.com – Piala Dunia adalah pesta besar. Karena itulah, perayaan ini mengundang semua orang. Tidak peduli apakah timnya bermain atau tidak. Bertiket ataupun tidak, semua berbagi kegembiraan merasakan aura Rusia 2018.
Seremoni pembukaan pada 14 Juni lalu adalah contoh paling sahih. Di mana fans yang berasal dari berbagai sudut dunia datang untuk ikut mengecap Piala Dunia langsung di jantungnya.
Meskipun yang bermain pada pembukaan adalah Rusia melawan Arab Saudi, tetapi suporter dari negara-negara lain juga berdatangan. Mereka memenuhi Stadion Luzhniki. Yang paling ekspresif adalah suporter dari lima negara Amerika Latin yakni Brasil, Argentina, Kolombia, Peru, dan Uruguay.
Trio Brasil, Kolombia, dan Peru merupakan yang paling heboh. Mereka berdandan habis-habisan. Memakai pernak-pernik gonjreng. Berteriak, menyanyi, dan menari sepanjang jalan sejak dari stasiun kereta api bawah tanah yang paling dekat dengan Luzhniki, Sportivnaya.
Salah seorang yang paling menarik perhatian karena dandanannya yang keren adalah fans asal Kolombia, Jose Florentino Forero. Berasal dari Bogota, Forero memakai jersey Kolombia namun berhias layaknya seekor harimau.
Lengkap dengan rentengan kalung berbentuk taring. Dia menyebut dirinya El Tigre. Jadilah Forero menjadi incaran dan diserbu banyak orang untuk berfoto bersama. Baik oleh sesama suporter atau warga umum.
Tiga orang teman Forero sampai terlihat tidak sabar. Perjalanan mereka kerap terhambat gara-gara Forero terlalu sering berhenti melayani permintaan foto bareng. El Tigre memang sudah menghebohkan sejak mereka berkeliaran di Teatral’naya Ploshchad, sebuah kawasan pejalan kaki yang ditumbuhi puluhan kafe di dekat Kremlin.
''Ini adalah Piala Dunia. Jadi saya menyambutnya dengan kegembiraan,'' kata Forero. ''Saya mewujudkannya dengan dandanan seperti ini,'' imbuhnya bersemangat.
Masih dari kawasan Amerika, fans Meksiko juga tak kalah ramai. Mereka juga terlihat menghiasi Luzhniki Stadium dengan bernyanyi dan meneriakkan yel-yel. Salah satu fans Meksiko adalah El Super Chile alias Sang Cabe Super.
Ketika Jawa Pos menanyakan siapa nama aslinya, sang suporter menggeleng. ''Nombre?'' dia bertanya balik. ''Sebut saya El Super Chile. Itu saja,'' katanya.
Si Cabe, eh Chile, ini mengaku juga datang ke Piala Dunia Brasil 2014. Dia memang sangat fanatik kepada timnas Meksiko. Namun, di atas semuanya, Super Chile adalah pencinta berat sepak bola.
''Jadi, saya tidak akan hanya menonton La Seleccion (sebutan timnas Meksiko, Red) saja. Saya akan sebisa mungkin nonton pertandingan lain. Di Brasil, saya nonton Brasil melawan Kroasia,'' jelas dia.
Bagi fans yang tidak memiliki tiket, mereka akan melangkah kakinya ke area FIFA Fan Fest. Dari Luzhniki, hanya butuh lebih kurang tujuh menit untuk sampai ke stasiun terdekat lokasi yang berada di area Vorobyovy Gory tersebut. Namun, dari stasiun, fans masih harus berjalan sekitar 3 kilometer lagi untuk sampai ke Fan Fest.
Di area itu, suporter dari negara-negara yang tidak lolos Piala Dunia juga berdatangan. Antara lain dari Nepal, Vietnam, dan India. Alhasil, Fans Fest disesaki kira-kira 40.000 ribu orang. Bahkan petugas keamanan sampai menutup gerbang dan memberlakukan sistem buka-tutup pintu karena antrean manusia tidak kunjung surut.
Di dalam stadion Luzhniki, para suporter dari berbagai negara ini beradu kreativitas. Mereka menampilkan tari-tarian, memukul drum, dan bernyanyi lagu-lagu khas negerinya masing-masing.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
