
Ilustrasi WhiteSky Aviation
JawaPos.com - Keberadaan bisnis 'Taksi Udara' atau lebih dikenal helikopter sudah cukup terkenal di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, maupun Australia. Tapi di Indonesia, bisnis tersebut masih seumur jagung.
CEO PT Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja membeberkan tantangan dalam mengembangkan bisnis pesawat capung tersebut. Pertama, keberadaan koridor untuk helikopter masih belum banyak tersedia. Hal itu pun memicu sulitnya operator untuk menerbangkan pesawatnya.
"Tapi sekarang sudah terjawab karena sudah membolehkan terbang di tengah kota," ujarnya di Wisma Aldiron, Jakarta, Kamis (14/6).
Tantangan kedua, Lanjut Denon, adalah soal keterjangkauan biaya yang dibebankan kepada pengguna jasa. Menurutnya, operatos harus mampu meracik harga yang sesuai dengan berbagai fasilitas maupun pengalaman yang didapat oleh konsumen.
"Ini kalau liat harga kan harus lihat price compare value. Kalau membandingkan heli dengan kereta itu beda. Kita bisa bebas jam sesuai pesanan dan enggak perlu mengikuti waktu.
Dari kecepatan juga lebih baik. Harganya ini afordable. Kalau dibandingkan dengan 4 tahun lalu yang bisa Rp 60 juta untuk 2 jam charge. Sekarang sudah murah Rp 12 juta sekali terbang," jelas dia.
Tantangan terakhir, hadir dalam keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang tersedia. Pasalnya, tidak banyak pilot helikopter yang tersedia di Indonesia.
"Karena memang ketersediaan di lapangan tidak ada. Sekarang kami hanya punya 12 pilot," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
