
Masa depan Messi bersama Timnas Argentina tergantung hasil di Rusia
JawaPos.com - Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, bisa pensiun dari timnas usai tampil di Piala Dunia 2018. Maklum saja, Messi menyebut masa depannya bersama Tim Tango tergantung hasil di Rusia. Andai gagal juara, bintang Barcelona itu besar kemungkinan pensiun dari timnas.
Seperti diketahui, Messi pernah mengumumkan pensiun setelah kegagalan pada Copa America 2016. Meski akhirnya pemain berjuluk La Pulga itu kembali mengenakan kostum Argentina. Tapi, kali ini, tampaknya rencana gantung sepatu bintang Barcelona itu sulit dihentikan. Terutama, apabila gagal lagi di Piala Dunia 2018.
Selain karena frustrasi karena kerap gagal bersama Argentina dalam tiga final, yakni Piala Dunia 2014 serta dua final Copa America 2015 dan 2016, usia juga jadi alasan. "Saya tidak tahu (masa depan di timnas, Red). Itu (pensiun, Red) tergantung bagaimana kami melakukannya (di Rusia, Red) dan bagaimana akhirnya," sebut Messi kepada Sport.
Secara tidak langsung, pemilik lima Ballon d'Or itu tidak yakin bahwa Argentina bisa kembali ke partai puncak di Rusia nanti. Keputusasaan Messi wajar. Apalagi, secara usia, apabila dia masih nekat tampil di Piala Dunia 2022 di Qatar, usianya sudah menapak 34 tahun. Untuk ukuran striker, selalu tampil prima hingga usia 34 tahun termasuk istimewa. Praktis, peluangnya masih menjadi bagian Argentina untuk edisi 2022 juga mengecil.
Apabila benar-benar pensiun dari timnas usai dari Rusia, dia akan selamanya hidup di bawah bayang-bayang Diego Maradona. Ya, Messi seolah ditakdirkan selalu dibanding-bandingkan dengan legenda hidup Argentina tersebut. Apalagi, Maradona adalah aktor utama Argentina saat juara Piala Dunia 1986 di Meksiko. Praktis, yang hanya bisa dibanggakan Messi bersama Argentina adalah medali emas Olimpiade 2008 di Beijing.
"Mencapai tiga final sebelumnya tidak mudah dan layak diberi apresiasi tersendiri. Namun, tampil di final selanjutnya (Piala Dunia 2018, Red) juga bukan perkara gampang," sambung Messi. Pernyataan Messi juga merujuk kepada perjuangan Argentina ke Rusia yang baru dipastikan pada akhir kualifikasi.
Kegalauan hati pria yang pada 24 Juni nanti berusia 31 tahun itu seolah mendapat 'dukungan' dari AFA (asosiasi sepak bola Argentina). Lewat presiden Claudio Tapia, target Argentina di Rusia adalah menapak semifinal.
Hal tersebut seolah mematahkan harapan Messi dan pendukung Argentina seluruh dunia. Bagaimana pun, juara Piala Dunia dua kali itu sudah tidak pernah lagi merasakan trofi bergengsi sejak 1993 atau 25 tahun silam. Seharusnya, dengan mampu menjejakkan kaki di final pada Piala Dunia 2014, target kali ini adalah juara.
"Mencapai empat besar tidak terlalu buruk. Untuk Messi, dia sudah berkontribusi sangat besar bagi persepakbolaan Argentina dan kami bisa tumbuh pesat hingga saat ini karena kami memiliki pemain terbaik di dunia," kata Tapia dilansir Goal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
