
ILUSTRASI: Pemerintah Kota Semarang bergeming terkait masalah layanan angkutan taksi Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang sempat dikritisi sejumlah penumpang baru-baru ini.
JawaPos.com - Pemerintah Kota Semarang bergeming terkait masalah layanan angkutan taksi Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang sempat dikritisi sejumlah penumpang baru-baru ini. Sebagai antisipasi agar tak berulang, maka diambilah langkah pengoptimalan layanan Bus Trans Semarang (BTS).
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Minggu (10/6) melalui akun twitter dan instagram pribadinya @HendrarPrihadi secara resmi mengumumkan bertambahnya jam pengoperasian Bus Trans Semarang di Bandara Ahmad Yani yang baru.
Seperti yang dituliskan, Hendi, sapaan karib Sang Wali Kota, penambahan jam operasional tersebut adalah dari yang semula hanya melayani penumpang hingga pukul 18.00 WIB saja setiap harinya, mulai Selasa (12/6) akan mulai beroperasi sampai jam 12 malam.
"Masih menanggapi terkait keluhan transportasi di Bandara baru -- mulai Selasa depan @TransSemarang bandara A.Yani akan beroperasi sampai jam 12 malam -- serta akan dibangun area pelayanan khusus," tulis Hendi tersebut dalam unggahannya melalui twitter dan instagram, Minggu (10/6).
Di akhir caption postingan tadi tersebut, Hendi menegaskan bahwa penambahan jam operasional layanan BRT Trans Semarang di Bandara Achmad Yani yang baru tersebut adalah sebagai solusi transportasi umum alternatif selain taxi yang telah ada. "Nb: yg tidak cocok menggunakan Taxi, disiapkan Bus untuk keluar Bandara -- kemudian lanjutkan dengan moda transportasi lainnya," lanjutnya.
Untuk rute Bus Trans Semarang yang melewati bandara di luar jam operasional standar tersebut akan mengantarkan penumpang dari bandara sampai ke arah tengah kota menuju Simpang Lima, dan begitu juga sebaliknya. Rencananya, armada bus akan tiba di shelter yang telah disediakan di dalam bandara untuk menaik-turunkan penumpang setiap 15 menit.
Dikonfirmasi terpisah Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan menuturkan selain diberlakukan penambahan jam operasional, akan dilakukan juga peningkatan layanan Trans Semarang di Bandara. Caranya, yakni dengan membangun area khusus pelayanan.
"Selain itu juga akan kami bangun ruangan yang nyaman khusus untuk penumpang BRT. Kita sudah diberi ruang di bandara dengan luas sekitar 64 meter persegi, tepat di ujung lintasan drop off penumpang," jelas Ade.
Saat ini, lanjut Ade, pihaknya sedang berkomunikasi dan berdiskusi dengan Angkasa Pura. Sehingga, desain untuk peningkatan ruang tunggu Trans Semarang ini sudah bisa disepakati bersama.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah penumpang penerbangan Bandara Ahmad Yani melalui media sosial masing-masing mengungkapkan kekecewaan mereka terkait kurang optimalnya pelayanan taksi dalam bandara. Menanggapi keluhan itu, pihak PT Angkasa Pura I berjanji akan berbenah, salah satunya dengan berkoordinasi dengan pihak pengelola layanan taksi bandara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
