Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Juni 2018 | 05.27 WIB

Prabowo dan Puan Bakal Ketemu, Bahas Operasi Bendung Poros Ketiga?

Tokoh elite PDIP Puan Maharani dikabarkan bakal segera menggelar pertemuan khusus dengan Ketua Umum Prabowo Subianto. - Image

Tokoh elite PDIP Puan Maharani dikabarkan bakal segera menggelar pertemuan khusus dengan Ketua Umum Prabowo Subianto.


JawaPos.com - Dalam waktu dekat ini, diperkirakan bakal terjadi pertemuan antara Puan Maharani dan Prabowo Subianto. Rencana yang diprediksi bakal merubaha peta perpolitikan pilpres 2019 itu diungkap oleh putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sendiri. 


Namun, sebagaimana diketahui Puan masih enggan untuk menjelaskan secara rinci apa yang akan menjadi topik pembicaraan antara elite PDIP dan Gerindra. "Hanya membahas situasi politik terkini dan ketawa-ketiwi," ujar Puan.


Menanggapi hal itu, Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai, rencanan pertemuan tersebut bisa dimaknai biasa atau istimewa. Karena Puan bukan sekali ini saja bertemu Prabowo. 


“Ini jadi pertemuan istimewa jika pembahasan terkait Pilpres 2019. Saya membaca pertemuan Puan dengan Prabowo sangat dimungkinkan untuk membahas potensi poros ketiga,” kata Pangi kepada wartawan, Jumat (8/6). 


Pangi yang merupakan Direktur Eksekutif Voxpol Center itu juga menjelaskan, Puan sebagai salah satu elite tentu saja tidak mungkin berani mengagendakan pertemuan dengan Prabowo, jika tidak membawa mandat dari ketua umum partainya.


"Sangat dimungkinkan Puan diperintah ketua umumnya yang juga ibu kandungnya itu untuk menyampaikan pesan agar Prabowo mematikan langkah politik Partai Demokrat yang sedang menginisiasi terbentuknya emberio poros ketiga," paparnya. 


Apalagi, lanjut Pangi, Jokowi ingin di 2019 mayoritas parpol di Senyan solid mendukung dirinya. Dalam arti kata lain, Jokowi juga pasti tidak senang karena dengan muncul poros ketiga maka 50 persen plus 1 dalam teori demokrasi tidak akan tercapai.


Karena itu, sangat dimungkinkan jika Puan mendapat mandat untuk Jokowi melalui Puan agar meminta Prabowo untuk terus 'menjaga' beberapa partai yang berpotensi lompat pagar dan bergabung ke kelompok poros ketiga yang digagas oleh Demokrat dan gencar PAN. Meski jumlah suaranya secara nasional belum memenuhi syarat untuk mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden.


Situasi inilah, menurut Pangi, yang menyulitkan poros ketiga terbentuk. Di samping belum tercukupinya syarat dukungan untuk pencalonan presiden dan wakil presiden, aktor untuk mengisi poros ketiga juga tidak terlihat, selain Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 


Meski ada pula beberapa nama, seperti Anies Baswedan dan Rizal Ramli yang berdasarkan sejumlah survei memiliki elektabilitas tinggi, namun tetap akan sulit maju tanpa kendaraan partai politik.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore