
Herman Dzumafo (kiri) mencetak gol tunggal kemenangan Bhayangkara FC atas Madura United berkat umpan dari Paulo Sergio (kanan)
JawaPos.com – Bhayangkara FC membuat Madura United semakin terpuruk. Itu setelah tim asuhan Simon McMenemy menang 1-0 atas Madura United di Stadion PTIK, Kamis (7/6) malam WIB. Gol tunggal Bhayangkara FC dicetak Herman Dzumafo usai menerima umpan dari Paulo Sergio.
Bagi Madura United, untuk 5 laga beruntun, mereka belum meraih kemenangan. Berturut-turut kalah 0-6 dari Persipura Jayapura, imbang 2-2 kontra Persebaya Surabaya, kalah 0-2 di kandang PSM Makassar, imbang 2-2 menjamu Bali United, dan kini kalah 0-1 di kandang Bhayangkara FC.
Sementara Bhayangkara FC berhasil mempertahankan rekor kandang di Stadion PTIK. Tim berjuluk The Guardian itu belum kalah saat tampil di Stadion PTIK dengan 3 kemenangan dan 1 imbang.
Duel di PTIK menjadi yang terakhir bagi Madura United dan Bhayangkara FC sebelum menyambut libur Lebaran. Sebagai pertandingan terakhir di Bulan Ramadan, Madura United memutuskan untuk memboyong seluruh pemain ke Jakarta.
Karteker Madura United, Djoko Susilo tak mengubah banyak komposisi pemainnya. Djoko masih mengandalkan sebagian besar pemain yang dia tampilkan saat meladeni Bali United di Stadion Gelora Bangkalan.
Sementara itu Bhayangkara FC memutuskan untuk memarkir Nikola Komazec. Posisi penyerang diserahkan kepada duet Dendy Sulistyawan dan pemain naturalisasi Herman Dzumafo Epandi.
Dzumafo muncul sebagai pahlawan berkat golnya pada menit ke-45+1. Berawal dari umpan silang Paulo Sergio yang gagal ditepis Satria Tama, Dzumafo menyambutnya dengan sontekan yang mencederai gawang Madura United.
Tim tamu mencoba berbenah pada sisa laga. Djoko Susilo menurunkan Fabiano Beltrame untuk menggantikan Munhar. Fabiano diharapkan mampu menambal lubang di lini belakang Madura United.
Madura United juga memainkan striker asal Brasil, Beto de Paula dan Raphael Maitimo. Sayang kedua pemain ini gagal menjadi penyelamat untuk Laskar Sape Kerrab. Kedudukan 1-0 untuk Bhayangkara FC bertahan hingga pertandingan selesai.
Kekalahan di Jakarta membuat Madura United semakin terpana. Mereka tidak pernah menang dalam lima pertandingan beruntun. Mereka melorot ke posisi ketujuh. Sementara Bhayangkara FC naik ke posisi enam.
SUSUNAN PEMAIN
Bhayangkara FC: Awan Setho, Nurhidayat, Vladimir Vujovic, Putu Gede, Fatchurochman, Sani Rizki, Lee Yoo Joon, Paulo Sergio, Wahyu Subo, Dendy Sulistyawan (Vendry Mofu, 61'), Herman Dzumafo (Komazec, 88')
Pelatih: Simon McMenemy
Madura United: Satria Tama, Andik Rendika Rama, Beny Wahyudi (Raphael Maitimo, 75’), Munhar (Fabiano, 48’), Fachruddin Aryanto, Asep Berlian, Nuriddin Davronov, Slamet Nurcahyono, Zah Rahan (Beto, 48’), Bayu Gatra, Greg Nwokolo
Pelatih: Djoko Susilo
Wasit: Dodi Setia Purnama (Jawa Barat)
Penonton: 1.350

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
