
Greysia Polii (kiri) merasa bahwa ia dan partnernya, Apriyani Rahayu sudah kian menyatu
JawaPos.com - Pebulu tangkis putri Indonesia Greysia Polii mengaku ia tidak menemukan perbedaan signifikan antara Apriyani Rahayu dan mantan partnernya, Nitya Krishinda Maheswari.
Greysia, yang meraih medali emas bersama Nitya di Asian Games Incheon 2014 yang lalu memang sempat menemui kendala setelah terpaksa harus dipisah dengan Nitya karena mantan rekannya itu dihantam cedera lutut. Setelah gagal dipasangkan dengan beberapa pemain, Greysia akhirnya dipertemukan dengan Apriyani. Keduanya kini menjadi pasangan yang cukup ditakuti di level internasional.
"Tidak banyak perbedaan. Perbedaan yang mendasar adalah waktu sama Nitya, kami bermain dengan status bukan siapa-siapa dan tidak diunggulkan. Akhirnya lewat banyak proses, kami berhasil meraih banyak gelar juara," kata Greysia, Rabu (6/6) kemarin.
Kondisinya memang cukup berbeda saat Greysia dipasangkan dengan Apriyani. Dengan mental dan jam terbang yang sudah jauh lebih matang, Greysia memang banyak berperan mengayomi Apriyani yang masih berusia 19 tahun namun sudah memiliki kemampuan mumpuni.
Berpisah dengan Nitya, Greysia mengaku harus membangun lagi chemistry dari awal dengan Apriyani.
Meski boleh dibilang hal ini sama saja seperti memulai kembali dari awal, Greysia mengaku sama sekali tidak masalah walau ada tuntutan ia harus mempertahankan medali emas Asian Games 2014 silam di Asian Games 2018 yang akan bergulir pada 18 Agustus - 2 September nanti.
"Sekarang ini bagaimana pun caranya pasti kan harus mempertahankan gelar juara. Tapi perlu diingat bahwa situasi sekarang sudah beda dengan situasi empat tahun lalu. Eranya sudah berubah, dan begitupun para pemainnya. Yang jelas sekarang saya dan Apriyani masih terus membangun chemistry kami," tutupnya. (ISA)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
