Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Juni 2018 | 02.51 WIB

Jembatan Baru Akan Dibangun di Wonokromo

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menunjukkan skema dan desain rancang bangunan jembatan baru yang akan dibangun tahun depan. - Image

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menunjukkan skema dan desain rancang bangunan jembatan baru yang akan dibangun tahun depan.

JawaPos.com - Jembatan Ujung Galuh sudah beroperasi. Selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membangun jembatan baru lagi. Saat ini sedang proses tender. Pembangunannya akan dimulai tahun depan dan ditargetkan rampung pada 2020.


Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, jembatan tersebut akan dibangun pada sisi Barat Jembatan Wonokromo. Spesifikasinya, panjang 175 meter dan lebarnya 19,5 meter.


Saat selesai digarap, jembatan tersebut akan menghubungkan kawasan Pulo Wonokromo, SD St. Yosef Surabaya dan Terminal Joyoboyo. Sehingga arus lalu lintas trem dan bus Surabaya nantinya tidak perlu melewati Jembatan Wonkromo.


Jembatan tersebut juga akan terkoneksi dengan jalur frontage di Jalan Ahmad Yani sisi Barat. "Jadi jembatan ini nanti akan menjadi akses lalu lalang kendaraan besar," jelas Risma kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/6).


Jembatan tersebut nantinya dipercantik dengan sejumlah fasilitas. Yakni, diorama yang akan menceritakan kehidupan di Kota Surabaya. Misalnya, gedung Siola, Bambu Runcing, dan ikon kota lainnya.


Kemudian di sisi depan bawah jembatan juga akan dilengkapi dengan taman. Air mancur dan tulisan Surabaya akan turut menghiasi taman tersebut. Hal itu dilakukan untuk mendukung keindahan panorama di sekitar jembatan.


Namun, taman tidak akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau. "Itu bukan taman aktif. Karena posisinya berada di bawah jembatan dan pinggir sungai. Terlalu berbahaya jika difungsikan seperti taman pada umumnya," tuturnya.


Ditanya penamaan jembatannya, Risma mengaku masih merahasiakan. Yang jelas, pembangunan jembatan akan memanfaatkan sejumlah inovasi. Yakni memanfaatkan teknologi pembangunan jembatan kabel.


Sehingga pembangunannya tidak akan mengganggu jembatan peninggalan Belanda yang berada tepat di sisi barat Jembatan Wonokromo. "Jembatannya bagus. Heritage itu. Makanya kami lestarikan," ujarnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore