
Menristekdikti, M Nasir. Nasir menyebut kampus-kampus yang terpapar paham radikalisme sudah berkurang. Nasir mengatakan paham ini sudah ada sejak tahun 1983.
JawaPos.com - Penangkapan 3 orang terduga teroris di Universitas Riau (UNRI) telah mencoreng dunia pendidikan Indonesia. Dengan kata lain paham radikalisme juga telah menyasar lingkup intitusi pendidikan.
Menanggapi hal itu, Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi(Menrisdiktek), Mohamad Nasir menolak kejadian di UNRI sebagi bentuk kelalaian negara. Sehingga intitusi pendidikan disusupi paham radikalisme.
Nasir menuturkan bahwa kejadian seperti ini sudah terjadi sejak 1983. Penyebabnya ketika Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK) dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK) dilakukan di era pemerintahan Soeharto.
Setelah itu terjadi kekosongan di kampus dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum nakal.
"Bukan kecolongan, saya sudah berkali-kali cerita kasus ini kejadian sejak 1983 setelah ada NKK dan BKK kemudian kampus ada kekosongan kegiatan terus diisi mereka, dan ini berjalan sampai sekarang," ujar Nasir di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/6).
Meski demikian Nasir menolak jika NKK atau BKK dihidupkan kembali sebagai solusi penanggulangan teroris. Sebab hal itu akan membuat politik hidup di lingkup institusi pendidikan.
Di sisi lain, hal itu akan bertentangan dengan semangat pembangunan pendidikan di Indonesia. Karena pemerintah tengah berupaya membawa pendidikan ke dalam persaingan global.
"Ya (NKK/BKK) tidak akan dihidupkan kembali. Nanti kalau dihidupkan kembali kampus akan menjadi lahan politik lagi. Ini jadi masalah lagi," tegas Nasir.
"Kita itu ingin bergerak ke global. Global competitiveness ini menjadi sangat penting, bagaimana higher education to complete with other countries ini penting sekali," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
