
Lebaran bisa jadi waktu yang tepat untuk liburan ke luar negeri.
JawaPos.com - Libur Lebaran tahun ini lebih panjang dari sebelumnya. Sebab pemerintah memberikan cuti bersama dengan waktu yang lebih panjang. Tentunya, momen ini dimanfaatkan oleh para pecinta traveling untuk berjalan-jalan.
Salah satu destinasi utamanya bisa ke luar negeri seperti mengunjungi Singapura, Hong Kong, Thailand, dan Malaysia. Tapi, ada berbagai macam persiapan yang wajib dilakukan sebelum terbang ke negara lain. Apalagi bagi pelancong yang baru pertama kali liburan lebaran di luar negeri tentu masih membutuhkan panduan.
"Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum pergi ke luar negeri. Didukung pemberian cuti bersama yang diberikan pemerintah Indonesia serta libur sekolah bagi pelajar, maka libur Hari Raya Lebaran menjadi momen yang tepat untuk merayakan liburan," kata KLOOK Southeast Asia Marketing Lead Marcus Yong baru-baru ini.
Jangan sampai ketika sudah di sana, justru kebingungan dan tersesat. Untuk memudahkan perjalanan perdana saat di luar negeri, Marcus memberikan lima tips bagi Newbie atau New Comer. Apa saja?
Banyak Baca
Marcus menyarankan agar para pelancong banyak membaca informasi atau riset ke negara tujuan sebelum tiba. Sehingga mereka bisa mengetahui apa saja spot-spot wisata di sana.
"Banyak riset yang harus dilakukan. Seperti menggali banyak informasi. Apalagi tak semua orang di negara lain bisa berbahasa Inggris. Maka kita harus banyak tahu budaya lokal setempat," ujar Marcus.
Eksplorasi
Saat sudah di negara lain, carilah tempat-tempat menarik, jelajahi berbagai sudut, agar perjalanan menjadi menyenangkan. Jangan hanya terpaku pada satu tempat wisata atau kuliner yang itu-itu saja karena tak berani mengeksplorasi.
"Jangan sia-siakan waktu dan kesempatan. Eksplorasilah, dan berkenalan dengan banyak orang. Jika perlu buat grup di sana, untuk menjelajahi tempat-tempat menarik," kata Marcus.
Bicara Pada Penduduk Setempat
Berkenalan dengan penduduk setempat wajib dilakukan. Sebab dari mereka-lah kita banyak tahu seputar barang-barang khas, masakan tradisional, dan daerah wisata yang menarik.
"Jangan terlalu mandiri ketika disana. Talk to local itu penting. Karena mereka akan membantu kita dalam banyak hal," ujarnya.
Manfaatkan Teknologi
Marcus menegaskan kemajuan teknologi saat ini membuat traveller tak perlu takut lagi tersesat. Karena ada aplikasi dan Google Map yang bisa membantu kita kapanpun di manapun.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
