Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Juni 2018 | 07.21 WIB

13 Rumah dan 7 Ruko Dilahap Api di Kabupaten Pidie

Kebakaran hebat terjadi kawasan Kramat Dalam, Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh pada Jumat (1/6) malam. Akibatnya, sebanyak tujuh rumah toko (ruko) dan 13 rumah warga hangus terbakar. - Image

Kebakaran hebat terjadi kawasan Kramat Dalam, Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh pada Jumat (1/6) malam. Akibatnya, sebanyak tujuh rumah toko (ruko) dan 13 rumah warga hangus terbakar.

JawaPos.com - Kebakaran terjadi kawasan Kramat Dalam, Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, Jumat (1/6) malam. Tujuh rumah toko (ruko) dan 13 rumah warga hangus terbakar.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek mengatakan, pemadam kebaran daerah setempat masih berusaha melakukan pemadaman agar api tak menjalar ke ruko atau rumah lain.


"Tiga unit mobil kebakaran BPBD Pidie sudah dikarahkan. Dibantu juga mobil Water Cannon milik Polres Pidie," kata Teuku dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat (1/6).


Kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan ini diperkirakan terjadi sekira pukul 10.00 WIB lewat. Kondisi bangunan setengah permanen membuat api cepat mem=njalar.


Dia menambahkan, pihaknya kini belum mengetahui pasti dari mana api yang menghanguskan belasan bangunan itu hangus terbakar. "Asal-usul api belum diketahui. Rumah masyarakat di belakang toko juga sebagian besar berkonstruksi kayu, sehingga api mudah menjalar," tuturnya.


"Korban belum ada (info). Info terakhir rumah di belakang ruko sebagian sudah terbakar, karena armada pemadam kebakaran sulit masuk ke titik api," imbuhnya.


Lebih lanjut Dadek mengatakan, pihak kepolisian sedang melakukan investigasi dari mana sumber api tersebut. Kuat dugaan, api berasal dari petasan dari salah satu pemiliki ruko, bernama Abong Cina.


"Alhamdulillah. Api sudah berhasil dijinakkan. Sekarang anggota pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan," ungkapnya.


Lebih lanjut ia menerangkan, api mudah dan cepat dipadamkan karena aparat keamanan memblokir jalan masuk ke area kebakaran. Sehingga, masyarakat yang datang ke lokasi kejadian diminimalkan atau diatasi.


"Suplai air PDAM sangat intens, sehingga mobil pemadam tidak perlu mondarh mandir mengambil air. Hal ini sangat efisien sehingga rumah penduduk lainnya dapat diselamatkan," tandasnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore