
Amien Rais
JawaPos.com - Penyidik Polda Metro Jaya akan mengandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai saksi atas kasus Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dugaan tindak pidana ujaran kebencian berbau agama. Dimana, Amien menyebut Partai Allah dan Partai Setan yang ramai diperbincangkan masyarakat.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Saadi mengaku sampai saat ini belum ada komunikasi dari pihak kepolisian kepada pihaknya. "Sampai dengan saat ini belum ada permintaan dari pihak kepolisian terkait dengan masalah tersebut (Amien Rais)," ujar Zainut saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (1/6).
"Jika ada pasti kami akan mendalami terlebih dahulu materinya sebelum memberikan penyataan pendapat," tambahnya.
Tidak hanya MUI, telah diberitakan sebelumnya Polda Metro Jaya pun akan menggandeng beberapa organisasi Islam untuk mengusut kasus dugaan ujaran kebencian itu.
Ketika dikonfirmasi kepada Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Bidang Hukum, Robikin Emhas dirinya mengaku pihaknya juga belum mendapat kordinasi dari kepolisian.
"Yang saya tahu, so far belum ada yang koordinasi dengan PBNU. Penegakan hukum itu domain Polri dan penegak hukum lainnya. NU tidak ikut campur tangan, beda soal kalau sekedar diminta pendapat sebagai ahli misalnya," terang Robikin kepada JawaPos.com lewat pesan singkatnya.
Diketahui sebelumnya, Amien Rais dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Cyber Indonesia atas dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama yang mengkategorikan partai dalam dua golongan, yakni Partai Allah dan Partai Setan pada Minggu (15/4).
Amine Rais disangkakan dengan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 156 A KUHP.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
