
Ibu rumah tangga terlibat dalam jaringan teroris ISIS
JawaPos.com - Polisi antiteror Malaysia menangkap 15 orang tersangka termasuk ibu rumah tangga yang berencana menyerang pemilih non-Muslim di sebuah tempat pemungutan pada pemilihan umum bulan lalu. Hal itu disampaikan oleh inspektur jenderal polisi Mohd Fuzi Harum pada Jumat, (1/6).
"Wanita itu berencana untuk meluncurkan serangan menggunakan mobil, menargetkan pemilih non-Muslim selama pemilihan umum," kata Mohd Fuzi dilansir Channel News Asia, Jumat, (1/6).
Polisi mengatakan, ibu rumah tangga berusia 51 tahun itu juga bermaksud menggunakan mobil untuk menyerang tempat ibadah non-Muslim. Dia juga berencana memasukkan tabung gas di mobil agar menyebabkan ledakan.
Operasi penyerangan yang dilakukan antara 27 Maret hingga 9 Mei di Kuala Lumpur, Selangor, Johor, Kelantan, dan Sabah juga menjaring seorang siswa berusia 17 tahun. "Hal yang menarik adalah penangkapan siswa sekolah menengah, yang diduga menjadi anggota ISIS, yang merencanakan serangan sendirian menggunakan bommolotov di gereja, pusat-pusat hiburan, dan kuil Hindu di sekitar Kuala Lumpur," kata Mohd Fuzi.
Polisi mengatakan, siswa tersebut telah memfilemkan dan melakukan sejumlah pengintaian di beberapa lokasi. Pemuda itu juga telah merekam video peringatan tentang serangan itu dan mengirim klip itu ke tiga grup WhatsApp yang terhubung dengan ISIS dan grup Telegram.
Ia ditangkap satu jam setelah mengunggah video. Polisi juga menangkap tujuh tersangka di Sabah yang merupakan bagian dari perencanaan untuk mendapatkan senjata guna berperang di Kota Marawi, Filipina Selatan.
Jaringan tersebut terdiri dari satu orang Malaysia, empat orang Filipina, dan dua orang Filipina yang bertempat tinggal di Malaysia. Seorang warga Bangladesh berusia 41 tahun, yang memiliki restoran di Bukit Bintang, juga ditangkap karena menyelundupkan senjata untuk teroris internasional.
Ada juga pasangan dari Afrika Utara yang terjaring dalam operasi penyerangan, mereka ada di daftar buruan negara asal mereka sebagai tersangka teror ISIS. Mereka dideportasi pada 14 April ke negara asal mereka.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
