Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Mei 2018 | 00.05 WIB

Tingkatkan Ekonomi, INASGOC Gandeng UMKM Lokal di Asian Games 2018

INASGOC gandeng UMKN lokal demi peningkatan ekonomi selama gelaran Asian Games 2018 - Image

INASGOC gandeng UMKN lokal demi peningkatan ekonomi selama gelaran Asian Games 2018

Jawapos.com - Asian Games 2018 yang bakal segera digelar pada Agustus mendatang bisa menjadi titik harapan peningkatan ekonomi Indonesia. INASGOC sebagai panita penyelenggara menggandeng UMKM lokal memperkenalkan produknya untuk meningkatkan ekonomi selama perhelatan Asian Games 2018.


Ketua INASGOC, Erick Thohir mengatakan penyelenggaraan Asian Games 2018 akan memberikan legacy kepada UMKM lokal untuk menampilkan sejumkah produknya. Hal itu dinilai membawa dampak positif bagi indonesia baik dari sisi ekonomi, sosial, dan alih pengetahuan dari negara maju di Asia bahkan dunia.


"Pastinya dampak langsung ekonomi dari berbagai sektor. Hasil hitungan Bappenas juga memperkirakan total dampak ekonomi langsung penyelenggaraan Asian Games 2018, baik dari sisi pengeluaran pengunjung, investasi infrastruktur pendukung, dan operasionali acara adalah sebesar Rp 45,1 triliun terhitung sejak 2015 hingga 2018, yaitu sejak persiapan sampai dengan acara berlangsung," ujarnya di Senayan, Jakarta, Rabu (30/5).


Menurut Erick, tekait dengan dampak ekonomi, saat ini Bappenas masih menghitung dampak tidak langsung dari perhelatan multievent terbesar kedua setelah Olimpiade ini. Berdasarkan catatan sementara Bappenas, dampak perhelatan Asian Games 2018 telah terlihat.


Dampak tersebut dilihat dari pengeluaran pengunjung warga negara asing selama tinggal di Indonesia untuk Asian Games 2018 sebesar Rp 3,6 triliun. Ini dengan komposisi 88 persen pengeluaran berasal dari penonton dan wisatawan, diikuti 4,67 persen pengeluaran oleh atlet.


Selain itu, untuk 3,96 persen pengeluaran awak media, 2,34 persen pengeluaran official, dan 0,77 persen pengeluaran sukarelawan. Sementara akomodasi diperkirakan menjadi komponen pengeluaran terbesar yang mencapai Rp 1,3 triliun.


"Pengeluaran pengunjung diharapkan juga termasuk pembelian merchandise resmi Asian Games 2018. Sebagai salah satu upaya memberikan dampak ekonomi yang besar, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 berkomitmen untuk memajukan produk dalam negeri melalui penyediaan merchandise resmi Asian Games 2018," imbuhnya.


Sementara itu, Direktur Merchandise Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Mochtar Sarman mengatakan bahwa panitia selalu mendahulukan perusahaan dan UMKM nasional untuk menjadi pemegang lisensi merchandise resmi. Ini untuk mendorong upaya dalam mempromosikan produk dalam negeri kepada dunia.


“Kami yakin dengan mengedepankan perusahaan dan UMKM nasional dalam menyediakan merchandise resmi Asian Games akan memberikan warisan yang positif untuk ke depannya," sebut Mochtar.


INASGOC pun telah memiih 17 perusahaan dan UMKM nasionai sebagai pemegang lisensi untuk memproduksi dan menjual merchandise resmi Asian Games 2018. Pemilihan pemegang lisensi tersebut dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore