
Ilustrasi tahi lalat yang bisa berubah menjadi kanker kulit.
JawaPos.com - Hati-hati, tahi lalat bisa berubah menjadi kanker kulit. Namanya kanker melanoma. Kanker melanoma biasanya muncul berupa bintik berwarna gelap mirip tahi lalat biasa dan berkembang dengan sangat cepat pada kulit.
Cara mengatasinya, akan lebih mudah jika terdeteksi sejak dini. Apabila didiagnosis dan diatasi pada tahap awal, operasi pengangkatan melanoma biasanya berhasil.
Operasi seringkali digunakan sebagai perawatan utama untuk melanoma. Setelah operasi, seseorang akan memerlukan perawatan lanjutan yang tepat untuk mencegah kembalinya melanoma. Penting untuk mengikuti petunjuk dokter.
Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (28/5), ada cara untuk mencegah tahi lalat agar tidak menjadi kanker. Jika baru mengalami pengangkatan tahi lalat atau memiliki kulit berwarna terang yang rentan terhadap pertumbuhan tahi lalat, Anda harus melakukan langkah-langkah pencegahan ekstra untuk melindungi kulit dari matahari.
Perlindungan dari matahari adalah cara yang paling baik dan mudah untuk mencegah kanker kulit. Anda harus menghindari berada di bawah sinar matahari terlalu lama. Berikut langkahnya.
Berteduh
Berteduh di bawah naungan bayangan di antara pukul 11.00 hingga 15.00.
Gunakan Pelindung
Menggunakan pakaian pelindung UV, topi, dan kacamata hitam.
Tabir Surya
Menggunakan tabir surya dengan minimum SPF 15 dan digunakan ulang setiap 2-3 jam, juga aplikasikan setelah berenang atau berkeringat.
Hindari Lampu
Menghindari penggunaan lampu matahari atau sunbed yang menghasilkan sinar UV.
Cek Pertumbuhan Tahi Lalat
Jika tahi lalat telah ada sejak lahir dan tidak berubah, jangan khawatir. Ingatlah selalu untuk memperhatikan perubahan pada kulit dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
