
Ilustrasi.
JawaPos.com - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumatera Utara (Sumut) bersikap netral aktif dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2018. Artinya, LDII secara organisasi tida berpihak kepada salah satu pasangan calon. Namun anggota LDII Sumut tetap menggunakan hak pilih sebagai bentuk partisipasi dalam demokrasi dan pembangunan.
Untuk itu, LDII mendorong masyarakat untuk mempelajari visi, misi dan program pasangan calon. Sehingga masyarakat Sumut bisa menentukan pilihan secara benar.
Sebagai organisasi, LDII juga tidak mau terjebak dalam hal 'haram mengharamkan' atau 'kafir menghadirkan'. Namun selalu mengajak masyarakat untuk mampu menjadi pemilih yang cerdas. "Kami sangat menjaga itu supaya selalu terpelihara kerukunan," tegas Wakil Ketua LDII Sumut H Lahmuddin Lubis dalam siaran persnya, Senin (28/5).
Dia melihat kedua pasangan yang bersaing di Pilgub Sumut memiliki kelebihan dan kekurangan. Kedua pasangan yang dimaksud adalah Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS) dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS).
Namun, Lahmuddin menilai Ada kelebihan tersendiri bagi pasangan DJOSS. Yakni, aspek pengalaman. Karena Djarot pernah memimpin pemerintahan dan pembangunan di Kota Blitar dan DKI Jakarta.
Dengan pengalaman tersebut, Djarot Saiful Hidayat akan lebih mudah dalam menjalankan pemerintahan untuk membawa kembali Sumut sebagai provinsi yang diperhitungkan di tingkat nasional. "Pengalaman itu bisa dibayar karena menjadi ilmu yang berharga," katanya.
Lahmuddin lantas meminta masyarakat Sumut untuk cerdas dan bijaksana dalam menggunakan hak pilih selama pemilihan gubernur. Dia mengimbau agar masyarakat tidak terpecah belah di tengah suasana panasnya politik.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
