Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Mei 2018 | 06.06 WIB

Pilpres 2004 Terulang, LSIN: Parpol Bisa Tarik Dukungan

Kontestasi Pilpres 2019 berpotensi pecah. Baik itu di kubu Jokowi maupun Prabowo - Image

Kontestasi Pilpres 2019 berpotensi pecah. Baik itu di kubu Jokowi maupun Prabowo

JawaPos.com - Mendekati pendaftaran capres, peta politik nasional semakin dinamis. Kendati sejumlah parpol telah mendeklarasikan dukungannya, konstelasi masih dapat berubah.


Bahkan, tak menutup kemunginan ada sejumlah parpol yang menarik dukungan.


Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) Yasin Mohammad mengungkapkan, saat ini parpol-parpol berpotensi mengalami perpecahan.


Penyebabnya lantaran perbedaan figur yang diusung di perhelatan lima tahunan itu.


"Jadi perpecahan partai politik tahun 2014, berpotensi terjadi lagi di tahun 2019," kata Yasin dalam diskusi Dialektika bertajuk, Koalisi Elit Vs Kader, Pencapresan Ancaman Perpecahan, di Jakarta Pusat, Minggu (27/5).


Kendati hampir masing-masing parpol telah mengusung jagoannya di pilpres, perubahan dukungan masih terbuka. Dinamika perbedaan dukungan dari elite sampai akar rumput, ditengarai menjadi penyebabnya.


"Perbedaan beda pilihan ini sekaligus menimbulkan dampak berupa perseteruan antara koalisi elite versus koalisi kader parpol," lanjut dia.


Baginya, kemungkinan penarikan dukungan ini tak hanya berada di koalisi kubu Jokowi saja, melainkan koalisi pendukung pencapresan Prabowo Subianto.


Dirinya pun mempertanyakan sikap masing-masing parpol terhadap jagoannya.


"Pertanyaan besarnya, apakah dukungan atau sikap resmi parpol saat ini terhadap Calon Presiden Jokowi atau yang bukan Presiden Jokowi adalah sikap final kader, simpatisan atau pemilih pada Pilpres 2019’? Jika jawabannya tidak, maka ancaman perpecahan jelas nyata di tubuh Parpol," ucapnya.


Atas dasar itu, Yasin mengungkapkan, saat ini kemungkinan penarikan dukungan pada paslon menjelang penutupan pendaftaran capres pun masih terbuka. Salah satunya dari partai Golkar dan PPP.


"Jika perpindahan dukungan terjadi maka bisa dipastikan gaduh politik akibat rekomendasi Capres pada Pilpres 2019 kembali terulang. Ini sebagaimana 2014, terjadi pada Golkar dan PPP," tukasnya.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore