
Tim renang indah Indonesia sedang berlatih di Stadion Akuatik GBK
JawaPos.com - Tim renang artistik mendapat pelajaran berharga sepulangnya dari turnamen Jepang Terbuka 27-30 April lalu. Tim pelatih mencatat beberapa kelemahan yang masih perlu dibenahi sebelum pentas di Asian Games 2018 Agustus mendatang.
Pelatih renang artistik Danisa Wahyundari menuturkan, permasalahan anak-anak asuhnya itu ada pada kelenturan dan eksekusi gerakan. "Beberapa anak masih kurang padu. Harus lebih seirama dengan musik yang dimainkan," ucapnya saat ditemui di Stadion Akuatik Senayan beberapa hari lalu.
Mengenai water level, menurut dia sudah tidak ada masalah. Hanya saja, para atlet memang setiap hari harus terus melatih water trappen agar terus konsisten.
Untuk menunjang performa para atlet, staf kepelatihan juga sudah mendatangkan pelatih asing asal Ukraina, Duniak Kseniia. Sebelumnya, Kseniia merupakan pelatih tim nasional renang artistik Latvia 2017-2018. Kseniia juga pernah menjadi pelatih tim junior renang artistik Italia periode 2015-2017. Tak hanya itu, pelatih 26 tahun tersebut pernah menjadi juri dalam kejuaraan renang artistik Eropa Baltic Open Championship 2017.
Kseniia merupakan mantan perenang artistik Ukraina. Tercatat dari tahun 2004 hingga 2007, empat trofi juara renang artistik junior diraihnya. Terakhir, dia menjuarai Ukrainian Junior Championship 2007 di nomor tim dan duet. "Setelah itu, Kseniia memutuskan untuk kuliah dan mengambil kepelatihan di renang artistik," terang Wakil Ketua II PB PRSI Harlin Rahardja.
Melihat pengalamannya sebagai mantan atlet, pelatih, dan juri, tak ayal PB PRSI memilihnya. Kseniia, lanjut Harlin, sudah memimpin latihan selama seminggu. Dia berharap, dengan waktu yang cukup singkat menjelang multievent se-Asia itu tim renang artistik bisa lebih berkembang. Baik secara teknik maupun mental. (han)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
