Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Mei 2018 | 08.52 WIB

Temui Mahasiswa Indonesia di Korsel, Misbakhun Beber Strategi Jokowi

Anggota Komisi XI DPR Misbakhun saat berdiskusi dengan ratusan mahasiwa Indonesia yang kulaih di Korea Selatan. - Image

Anggota Komisi XI DPR Misbakhun saat berdiskusi dengan ratusan mahasiwa Indonesia yang kulaih di Korea Selatan.

JawaPos.com - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun berharap mahasiswa Indonesia yang tengah menimba ilmu di Korea Selatan (Koresel) bisa menyerap spirit dan etos warga di Negeri Gingseng itu. Tujuanya agar bisa ditularkan ketika pualng dan ikut membangun tanah air.


Misbakhun menyampaikan itu ketika menggelar pertemuan dan dialog dengan mahasiswa asal Indonesia yang sedang kuliah di Keimyung University, Daegu. Sebelumya, legislator Partai Golkar itu menyampaikan kuliah umum pada General Lecture 2018 K-NICE Expert Invitation Forum for East Asia: Entrepeneurship and Start Up in Indonesia, Jumat (25/5).


Menurut Misbakhun, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sangat fokus pada upaya pengentasan kemiskinan. Dia meyakini jika persoalan ini segera teratasi maka akan ada lebih banyak dana di APBN yang bisa dialokasikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), termasuk beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di mancanegara.


"Pendidikan dapat membantu masalah pengentasan kemiskinan. Apabila anak-anak muda brilian Indonesia tidak mendapat fasilitas pendidikan yang baik dari negara, maka akan banyak diambil oleh perusahaan-perusahaan asing," kata Misbakhun.


Saat ini terdapat 21 mahasiswa asal Indonesia yang belajar di Keimyung University, Korsel. Mereka berasal dari berbagai instansi seperti BPPT, BATAN, LIPI yang memperoleh beasiswa program master dari Bank Dunia.


Salah seorang mahasiswa yang hadir dalam pertemuan itu sempat mempertanyakan tidak adanya regulasi tentang alokasi anggaran untuk pembelian barang modal. Sebab, yang ada hanya regulasi untuk belanja barang habis pakai. Pasalnya banyak mahasiswa membutuhkan barang modal untuk keperluan riset. Hal itu dianggap menyulitkan para mahasiswa.


"Pertanyaan menarik itu akan saya sampaikan kepada Menteri Keuangan RI," ujar Misbakhun.


Misbakhun juga sempat mengajak mahasiswa Indonesia untuk selalu optimistis. Menurutnya, Indonesia harus menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan penuh harap.


Guna menghadapi Revolusi Industri 4.1, sambung Misbakhun, Presiden Joko Widodo telah meluncurkan peta jalan atau road map bertitel Making Indonesia 4.0. Melalui strategi itu, Revolusi Industri 4.1 akan diarahkan untuk penciptaan lapangan kerja lebih banyak serta investasi baru yang berbasis teknologi.


"Dalam konteks inilah peluang kerja sama dengan Korea Selatan menjadi sangat relevan, sebab Revolusi Industri 4.0 membawa banyak kemudahan, tak terkecuali bagi pengembangan UKM (usaha kecil dan menengah, red) maupun start-up," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore