Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Mei 2018 | 22.47 WIB

Marak Program Mudik Gratis, Layanan Angkutan Darat Lesu

ILUSTRASI Program mudik gratis yang diadakan oleh beberapa instansi baik pemerintah maupun swasta turut berdampak pada menurunnya jumlah penumpang di sejumlah moda transportasi. - Image

ILUSTRASI Program mudik gratis yang diadakan oleh beberapa instansi baik pemerintah maupun swasta turut berdampak pada menurunnya jumlah penumpang di sejumlah moda transportasi.

JawaPos.com - Program mudik gratis yang diadakan oleh beberapa instansi baik pemerintah maupun swasta turut berdampak pada menurunnya jumlah penumpang di sejumlah moda transportasi. Salah satu yang ikut terkena dampaknya adalah moda transportasi dari seperti bus.


Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Solo, Joko Suprapto mengatakan, banyaknya program mudik gratis cukup dirasakan.


"Misalkan jika biasanya angkutan bus ramainya 15 hari, dengan adanya mudik gratis berkurang menjadi hanya 14 hari atau bahkan hanya 10 hari saja," terang Joko kepada JawaPos.com, Jumat (25/5).


Dan sekarang ini banyak instansi yang akan mengadakan program mudik gratis. Bahkan program balik gratis juga sering diadakan.


Meski mengakui adanya penurunan jumlah penumpang setiap kali arus mudik, Joko mengaku, tidak bisa berbuat banyak. Mengingat, program tersebut merupakan program yang juga dilakukan oleh pemerintah.


Dirinya pun berharap, dalam program mudik gratis menggunakan angkutan bus dari Solo juga. "Mudik gratis itu kan untuk mereka yang beruntung bisa naik gratis, tapi kalau yang tidak bisa naik ya menggunakan bus dengan biaya sendiri," ucapnya.


Mengenai persiapan menyambut arus mudik dan balik lebaran, Joko mengatakan, Organda cukup siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pemudik. Persiapan armada juga dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna.


Tidak hanya menyiapkan bus yang dipastikan akan digunakan untuk mudik. Tetapi, sejumlah PO juga menyiapkan bus cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk angkutan mudik. "Digunakan atau tidak yang penting kami sudah persiapkan, jadi jika sewaktu-waktu dibutuhkan langsung bisa digunakan," tandasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore