
Media Talk bersama KPPPA dengan tema Perkawinan Anak di Media Center KPPPA, Jakarta, Jumat (25/5)
JawaPos.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mendapati fakta yang mengejutkan. Dari 87 anak di Indonesia, diketahui 0,5 persen di antaranya telah menikah pada usia 15 tahun.
“0,5 persen itu temuan perkawinan anak dari data BPS 2016, ini didata dari perkawinan anak di usia 15 tahun, tapi ditanya ya pas mereka usia 24 tahun,” jelas Asdep Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Rohika Kurniadi di di Gedung Media Center KPPPA, Jakarta, Jumat (25/5).
Rohika melihat data ini seharusnya menjadi alarm untuk semua pihak baik masyarakat, pemerintah, dan terkhusus orang tua.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) 2017, terdapat 23 provinsi di Indonesia memiliki angka perkawinan anak di atas angka rata-rata nasional.
"Bahkan kalau merujuk data UNICEF dan BPS, Indonesia menjadi negara tertinggi angka perkawinan anaknya ketujuh di dunia. Serta kedua di Asia Tenggara," katanya.
“Paling tinggi itu kalau di Indonesia ada di Sulawesi barat, Papua, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat,” ujar Rohika.
Rohika mengajak seluruh pihak tidak memandang enteng angka 0,5 persen anak di Indonesia melakukan pernikahan di usia anak. Dirinya meminta orang tua memerhatikan dampak dari perkawinan anak.
"Dari sisi medis maupun psikis. Seperti kanker mulut rahim, kematian bayi, KDRT, perceraian, hingga kematian ibu," jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya meminta agar orang tua mulai mengajarkan pendidikan kesehatan reproduksi anak sejak dini.
"Kami juga menyarankan agar masuk dalam kurikulum. Jadi bukan hanya bidang kesehatan saja yang berjuang untuk ini, namun pendidikan harus membantu usaha edukasi dalam memberantas pernikahan anak," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
