
(Dari kiri) Direktur Politeknik Penerbangan Surabaya Setiyo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Direktur Umum Lion Air Edward Sirait usai menandatangani MoU pengadaan tenaga teknisi pesawat.
JawaPos.com - Puluhan taruna teknisi pesawat dari jalur beasiswa dari pemerintah kota (pemkot) Surabaya lulus dari Politeknik Penerbangan (poltekbang) Surabaya. Ke-24 taruna itu, merupakan siswa non-diploma teknik pesawat udara aircraft technical assistant, angkatan 10.
Direktur Politeknik Penerbangan Surabaya, Setiyo mengatakan, pihaknya berperan sebagai instansi yang menyiapkan dari aspek pendidikannya. Sementara pihak pemkot yang berkewenangan menyediakan sumber daya manusia dan pembiayaanya.
Setelah lulus lanjutnya, mereka akan bekerja sebagai teknisi pesawat. Untuk penyerapan tenaga kerjanya, Setiyo mengatakan, pihaknya sudah menggandeng sejumlah maskapai seperti, Lion Air Group dan Garuda Indonesia.
Hanya, proses perekrutan seperti psikotes dan kemampuan bahasa Inggrisnya, tetap akan ditentukan pihak maskapai. Namun, Setyo tidak memaksakan jika lulusannya ingin bekerja di tempat lain.
"Kemampuan akademisnya harus diatas rata-rata. Trennya saat ini, adalah kemampuan berbahasa inggris. Minimal harus 500 dengan standar TOEIC," kata Setiyo diwawancara wartawan di Poltekbang Surabaya, Kamis (24/5).
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, kerjasama dengan Poltekbang adalah upaya memangkas kemiskinan secara struktural. Sebab, puluhan taruna tersebut mempunyai beragam latarbelakang.
Karena, mayoritas dari siswa itu datang dari keluarga tidak mampu.
"Macam-macam (latarbelakang keluarga para taruna yang lulus). Ada juga yang anaknya tukang batu," kata Risma.
Namun, Risma mengatakan, saat ini pihaknya baru membuka kesempatan beasiswa pada bidang teknisi, maintenance pesawat dan pramugari. "Kalau pilot (biayanya pendidikannya) kemahalan," kata Risma.
Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan, tahun ini, pihaknya baru menyerap lulusan yang akan dipekerjakan sebagai teknisi pesawat. Setelah dinyatakan lulus dalam proses perekrutan, puluhan lulusan Poltekbang Surabaya tersebut akan melalui tahap praktek kerja.
"Kami juga telah bekerjasama dengan Dinas Sosial Surabaya untuk pengadaan tenaga pramugari. Tapi tahun ini, tenaga teknisi pesawat saja dahulu," kata Edward.
Lebih lanjut, Edward mengatakan, pihaknya membutuhkan sebanyak 22 ribu tenaga teknisi. Jumlah tersebut, adalah prediksi kebutuhan hingga 2025. Nantinya teknisi tersebut tidak hanya berperan pada kegiatan operasional pesawat.
Tetapi juga berperan pada industri peralatan dan perawatan pesawat. Karena, lanjutnya, pasarnya tidak hanya Indonesia atau penerbangan domestik. "Kami ingin penerbangan dari luar negeri, perawatan pesawatnya juga dilakukan di Indonesia," katanya.
Sebagai informasi, Poltekbang Surabaya tidak hanya meluluskan taruna hasil kerjasama dengan Pemkot Surabaya. Poltekbang juga meluluskan sebanyak 24 siswa atau taruna lain pada jalur mandiri atau masyarakat umum non-diploma TPU basic lesson A1 dan A4, angkatan 8.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
