
Akibat konflik horizontal, perempuan masih menjadi korban kekerasan.
JawaPos.com - Sebelum masa reformasi peran perempuan tidak begitu menonjol di negeri ini. Diskriminasi gender begitu jelas terlihat. Kondisi itu pun tidak berubah kendati reformasi telah berjalan 20 tahun. Buktinya perempuan tetap menjadi korban kekerasan seksual.
Ketua Komnas Perempuan, Azriana Manalu mengungkap, hasil pemantauan Komnas Perempuan terhadap diskriminasi yang terjadi di sejumlah wilayah hierarki gender telah menempatkan perempuan rentan mengalami kekerasan seksual. Pada masa konflik peran mereka dipinggirkan dalam proses perdamaian.
Hal itu terjadi karena konflik rakyat terus berulang. Kendatipun konflik dalam skala besar dapat diselesaikan sejak 2005 melalui sejumlah perjanjian damai.
Daerah yang terdapatnya konflik rakyat di Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Poso dan Maluku. "Berulangnya konflik pasca perjanjian damai merupakan fenomena yang global," ujar Azriana di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (23/5).
Menurut analisis data Internasional The Asia Foundation 2013, kawasan Asia termasuk paling lama penyelesaian konfliknya. Rata-rata konflik di Asia terjadi 45 tahun. Umumnya konflik itu persoalan lama yang muncul kembali tapi tidak pernah ditangani secara tuntas.
"Isu konflik tidak dapat lepas dari kekerasan perempuan. Karena, konflik secara khusus dan nyata memberikan kerentanan sendiri bagi perempuan. Baik kapasitasnya sebagai korban atau agen perdamaian," papar Azriana.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
