Ilustrasi weton yang akan segera panen rezeki (Freepik)
JawaPos.com - Tahun 2026 dipercaya sebagai momentum emas bagi sebagian orang menurut kepercayaan Primbon Jawa. Dalam tradisi Jawa, weton atau kombinasi hari dan pasaran kelahiran diyakini memiliki pengaruh kuat terhadap nasib, rezeki, dan perjalanan hidup seseorang, terutama dalam hal keuangan dan karier.
Ramalan weton panen rezeki tahun 2026 menjadi salah satu topik paling banyak dicari, karena disebut-sebut ada beberapa weton yang akan memikul uang, banjir cuan, dan berpotensi menjadi wong sugih. Prediksi ini berdasarkan perhitungan kitab Primbon Jawa yang telah diwariskan turun-temurun.
Dilansir dari kanal YouTube Bara Raja Cirebon, Kamis (29/1), berikut ini adalah daftar 5 weton yang diramalkan panen rezeki dan menjadi wong sugih di tahun 2026 menurut Primbon Jawa.
Weton Senin Pon dikenal memiliki karakter kuat, cerdas, dan mandiri. Mereka cenderung keras kepala, tetapi justru hal tersebut membuatnya tidak mudah dipengaruhi atau dimanfaatkan orang lain.
Pemilik weton ini memiliki kecerdasan analitis dan kreativitas tinggi yang sangat menunjang karier dan usaha. Jiwa kepemimpinan yang kuat serta sifat dermawan membuat Senin Pon sering dihormati oleh lingkungan sekitarnya.
Menurut Primbon Jawa, tahun 2026 menjadi puncak keberhasilan finansial bagi Senin Pon. Rezeki datang dari kegigihan dan keberanian mereka dalam mengambil keputusan besar.
Rabu Pon memiliki aura kewibawaan dan karisma yang kuat. Weton ini dikenal cerdas, sabar, pekerja keras, serta pandai membangun relasi sosial. Dalam Primbon Jawa, Rabu Pon disebut sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan.
Meski memiliki kelemahan seperti keras kepala dan ambisi tinggi, jika mampu mengendalikan emosi, weton ini berpotensi besar meraih kesuksesan. Tahun 2026 diprediksi menjadi masa panen rezeki, terutama dari karier, usaha, dan jabatan strategis.
Selasa Wage memiliki sifat sabar, bertanggung jawab, setia, dan pekerja keras. Mereka dikenal sebagai pribadi sederhana dengan hati lembut dan penuh kasih sayang.
Meski sering melalui kehidupan dari bawah dan rawan dimanfaatkan orang lain karena kebaikannya, Selasa Wage justru memiliki kekuatan spiritual yang besar. Kesabaran dan ketekunan mereka menjadi kunci pembuka pintu rezeki.
Menurut Primbon Jawa, tahun 2026 membawa perubahan besar dan keberkahan finansial bagi weton Selasa Wage.
Weton Kamis Legi dikenal sebagai sosok baik hati, bijaksana, dermawan, komunikatif, dan memiliki wawasan luas. Dalam Primbon Jawa, Kamis Legi termasuk kategori tibo dunyo, yaitu weton yang memiliki potensi rezeki stabil dan terus berkembang.
Meski mudah emosional, jika mampu mengendalikan diri dan fokus pada pengembangan usaha, Kamis Legi akan menjadi magnet rezeki. Tahun 2026 diramalkan sebagai masa keemasan untuk mencapai kemapanan dan kekayaan.
Sabtu Pahing memiliki bakat kepemimpinan alami, kreatif, inovatif, dan penuh semangat. Mereka berani mengambil risiko dan memiliki daya juang tinggi dalam meraih kesuksesan.
Di balik sifat tegas dan emosional, Sabtu Pahing memiliki hati lembut dan jiwa sosial yang tinggi. Menurut Primbon Jawa, weton ini berada di bawah naungan energi besar pembawa rezeki. Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun panen uang dan kesuksesan besar bagi Sabtu Pahing, terutama di bidang wirausaha dan kepemimpinan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
