
Ilustrasi weton yang tidak disukai lingkungan (drobotdean/freepik)
JawaPos.com - Weton dalam budaya Jawa diyakini bukan hanya perhitungan kelahiran, tetapi juga gambaran sifat, perjalanan hidup, dan anugerah leluhur.
Banyak orang yang lahir dengan weton tertentu justru sering disalahpahami oleh lingkungannya.
Mereka dianggap keras kepala, pembangkang, atau bahkan membawa kesialan.
Namun, di balik pandangan tersebut, ada makna mendalam yang justru menjadikan mereka istimewa.
Menariknya, weton yang kerap dipandang negatif justru sering mendapat kasih sayang dan perlindungan khusus dari leluhur.
Mereka dipercaya selalu menemukan jalan keluar dari kesulitan, mendapat pertolongan yang tidak terduga, hingga membawa keberkahan bagi keluarganya.
Penasaran kan siapa saja yang dibenci namun dilindungi oleh leluhur?
Berikut adalah tujuh weton yang meski tidak disukai lingkungan, ternyata disayang oleh leluhur dihimpun dari YouTube LARAS SUKERTA.
1. Weton Legi
Orang yang lahir pada weton Legi sering dicap keras kepala dan sulit diajak berkompromi.
Lingkungan kadang merasa tidak nyaman dengan sikap mereka yang teguh pada prinsip sehingga dianggap kaku bahkan egois.
Namun, sifat ini sesungguhnya berangkat dari ketulusan hati karena mereka tidak mudah goyah oleh bujukan buruk maupun arus pergaulan yang salah.
Leluhur justru menyayangi orang dengan weton Legi karena melihat keteguhannya sebagai kekuatan menjaga kebenaran.
Banyak kisah turun-temurun yang menyebutkan bahwa mereka sering terhindar dari bahaya besar berkat doa dan perlindungan leluhur.
Bahkan ketika jatuh dalam kesulitan, selalu ada jalan keluar yang datang secara tidak terduga.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
