Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Mei 2025 | 23.56 WIB

Orang yang Mengatur Ponselnya Selalu dalam Mode Senyap Memiliki 8 Ciri Kepribadian ini Menurut Psikologi

Ilustrasi delapan ciri kepribadian yang sering dikaitkan dengan orang-orang yang lebih suka ponselnya dalam mode senyap. - Image

Ilustrasi delapan ciri kepribadian yang sering dikaitkan dengan orang-orang yang lebih suka ponselnya dalam mode senyap.

JawaPos.com - Kebiasaan sehari-hari dapat mengungkapkan ciri kepribadian secara halus. Salah satunya adalah kebiasaan seseorang yang mengatur notifikasi ponselnya tetap dalam model senyap.

Psikologi menunjukkan bahwa kebiasaan sederhana ini mungkin menunjukkan ciri-ciri kepribadian tertentu.

Dilansir dari Geediting, inilah delapan ciri kepribadian yang sering dikaitkan dengan orang-orang yang lebih suka ponselnya dalam mode senyap.

Ini bukan untuk memberikan label atau stereotip, tetapi memberikan pandangan menarik tentang bagaimana kebiasaan dapat mencerminkan aspek terdalam dari diri sendiri.

1. Menghargai kedamaian diri sendiri

Dalam dunia yang serba cepat ini, semua orang terus menerus merasa harus terhubung dan ponsel menjadi medianya. Notifikasi, panggilan, dan pesan yang terus menerus membuat sebagian orang merasa kewalahan.

Namun, orang-orang yang menyetel ponselnya dalam mode senyap memiliki penafsiran yaitu menghargai kedamaian dan ketenangan. Mereka lebih suka membuat batasan antara diri sendiri dan masuknya informasi terus menerus yang diawali dengan dering ponsel.

Psikolog berpendapat bahwa hal ini dapat menunjukkan kepribadian yang mendambakan ketenangan dan kedamaian daripada rangsangan terus-menerus. Hal ini juga dapat menunjukkan preferensi untuk introspeksi dan refleksi yang mendalam daripada reaksi langsung.

2. Selektif

Orang-orang yang selalu menyetel ponselnya dalam mode senyap biasanya bersikap selektif dalam berinteraksi. Ini bukan tentang menjadi sombong atau pilih-pilih, tetapi mereka adalah orang yang memahami bahwa waktu dan perhatian adalah sumber daya yang terbatas.

Mereka lebih suka menginvestasikan kedua hal itu di tempat yang paling penting, daripada menyebarkannya secara sembarangan. Psikolog menunjukkan bahwa sifat ini mungkin menunjukkan kemampuan untuk menentukan prioritas secara efektif dan kecenderungan terhadap interaksi yang bermakna daripada yang dangkal.

3. Lebih produktif

Anehnya, kebiasaan ini sering kali dikaitkan dengan tingkat produktivitas seseorang. Penelitian telah menunjukkan bahwa notifikasi yang terus-menerus dapat mengganggu fokus dan konsentrasi, yang menyebabkan penurunan produktivitas.

Jadi, orang-orang selalu menyetel ponsel dalam mode senyap, kemungkinan besar meminimalkan gangguan ini, sehingga mereka dapat lebih berkonsentrasi pada tugas yang sedang dikerjakan. Hal ini menunjukkan sifat kepribadian yang menghargai produktivitas dan efisiensi.

Selain itu, dengan sengaja mengurangi gangguan-gangguan ini, orang-orang ini mungkin menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya mengurangi stres tetapi juga lebih mendukung kreativitas dan pemikiran kritis.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore