
Jumat Pahing Kurang Cocok dengan Jumat Wage? Ini Penjelasanya Menurut Primbon (Freepik)
JawaPos.com - Dalam perhitungan primbon Jawa, mencari kecocokan jodoh bukan hanya soal cinta, tapi juga tentang hitungan weton.
Salah satu kombinasi yang disebut-sebut berbahaya dan sebaiknya dihindari adalah pertemuan antara weton Jumat Pahing dan Jumat Wage.
Meski sama-sama lahir di hari Jumat, ternyata hitungan keduanya justru memperkuat potensi cobaan dalam rumah tangga.
Menurut penjelasan dari salah satu video di kanal Youtube Sabdaning Ratu, Jumat Pahing memiliki jumlah neptu 15, sedangkan Jumat Wage 10.
Jika dijumlahkan, pertemuan ini menghasilkan angka 25, yang dalam primbon Jawa termasuk ke dalam kategori “balik kadawung”.
Ini adalah hitungan yang dianggap membawa cobaan berupa sakit-sakitan dalam rumah tangga, baik sakit fisik, mental, ataupun batin.
Apalagi, kedua weton ini sama-sama membawa garis nasib tibo pati, yang artinya masing-masing punya potensi kegagalan dalam hidup. Ketika dua nasib seperti ini bertemu, maka risiko gagalnya rumah tangga pun menjadi sangat tinggi.
Secara keuangan, keduanya juga kurang serasi. Jumat Pahing termasuk tipe orang yang boros dan tidak hemat, sedangkan Jumat Wage disebut sebagai cocok, yaitu pintar mencari uang. Sayangnya, hasil kerja keras si Jumat Wage bisa dengan mudah dihambur-hamburkan oleh Jumat Pahing. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menimbulkan kejengkelan dan rasa tidak puas dalam hubungan.
Dari sisi karakter, pertemuan antara dua orang yang sama-sama lahir di hari Jumat ini juga tidak ideal. Biasanya, dua orang yang memiliki hari kelahiran yang sama akan cenderung keras kepala dan sulit mengalah, apalagi jika tidak dibarengi dengan komunikasi yang baik.
Kesimpulannya, jika kamu atau pasanganmu memiliki weton Jumat Pahing dan Jumat Wage, sebaiknya pertimbangkan dengan matang sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Bukan berarti tidak boleh menikah, tapi perlu usaha ekstra keras untuk menyeimbangkan hubungan.
Jika memang ingin tetap bersama, disarankan untuk mencari hari baik untuk menikah dan melakukan ruwatan, agar cobaan yang datang bisa diredam. Ingat, menikah bukan hanya soal cinta, tapi juga soal kesiapan menghadapi suka dan duka bersama. Jadi, bijaklah dalam mengambil keputusan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
