Ilustrasi weton yang harus berhati hati sebelum berumur 40 tahun (freepik)
JawaPos.Com - Sejak dulu, primbon Jawa memandang bahwa ada hari-hari kelahiran tertentu yang dianggap terlalu berat bebannya, sehingga hidupnya penuh ujian dan tidak ditakdirkan panjang.
Fenomena ini bukan semata mitos, melainkan bagian dari kepercayaan turun-temurun yang sarat makna spiritual. Sebagian orang menganggapnya sebagai peringatan agar lebih waspada dalam menjalani hidup, menjaga perilaku, serta memperkuat sisi batin.
Seperti yang dikutip dari YouTube Catatan Jawa, berikut adalah penjelasan tentang lima weton yang dipercaya tidak boleh hidup lebih dari usia 40 tahun bila tidak melakukan laku tirakat tertentu.
Weton Wage dikenal membawa energi halus yang rentan menjadi beban besar jika tidak dijaga. Orang yang lahir di hari Wage biasanya memiliki intuisi tajam dan kepekaan spiritual tinggi. Namun, beban gaib yang mereka bawa sering membuat kesehatan dan rezekinya tidak stabil.
Larangan yang sering disebutkan untuk weton ini antara lain: tidur menjelang magrib, menyapu rumah di malam hari tanpa doa, atau menunda mandi pagi. Jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, dipercaya bisa mengundang kesialan.
Weton Legi memiliki aura terang, manis, dan mudah menarik simpati banyak orang. Namun, energi yang terlalu terbuka ini justru membuat mereka rentan terhadap gangguan halus.
Kebiasaan kecil yang berbahaya bagi weton Legi adalah memendam amarah, makan di atas tempat tidur, menunda pekerjaan penting, dan mengabaikan firasat. Jika tidak dijaga, konon jalan hidup mereka bisa terhenti lebih cepat dari seharusnya.
Mereka yang lahir di weton Pon dikenal pendiam, kuat, namun menyimpan batin yang misterius. Leluhur percaya Pon memiliki ikatan kuat dengan dunia tak kasat mata.
Hal-hal yang harus dihindari antara lain: tidur larut malam tanpa alasan jelas, makan makanan sisa atau basi, serta mengabaikan pertanda gaib. Jika dibiarkan, energi negatif akan menumpuk dan bisa berujung pada musibah.
Weton Kliwon dianggap sebagai salah satu yang paling kuat secara spiritual. Aura mereka bisa memikat, tetapi sekaligus menjadi sasaran energi gaib.
Larangan yang sering disebutkan antara lain: berbicara sembarangan, tidur dalam kegelapan tanpa doa, serta melanggar janji kepada orang tua atau pasangan. Dalam kepercayaan Jawa, pelanggaran kecil seperti ini dapat berakibat fatal bagi pemilik weton Kliwon.
Pahing dikenal membawa kekuatan besar sekaligus tanggung jawab spiritual yang berat. Mereka biasanya penuh energi, namun juga mudah terjerat pada kebiasaan buruk.
Beberapa hal yang sangat dihindari oleh weton ini adalah: membentak orang tua, berbicara kasar di malam hari, makan berlebihan, serta tidur dengan hati marah. Konon, semua ini dapat memicu kesialan besar, bahkan memperpendek usia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
