
Weton Kliwon bukan hanya hitungan hari lahir dalam penanggalan Jawa, melainkan pintu untuk memahami rahasia rezeki dan jalan hidup seseorang. Foto: Freepik
JawaPos.com-Bayangkan sebuah kondisi ketika uang menipis, jalan keluar terasa buntu, dan semua usaha seperti tidak membuahkan hasil. Dalam kepercayaan Jawa, ada sebagian orang yang justru mendapatkan pertolongan tak terduga di saat seperti itu. Mereka adalah orang-orang yang lahir di hari Kliwon, salah satu pasaran dalam penanggalan Jawa yang dipercaya membawa keberkahan sekaligus misteri.
Konon, orang berweton Kliwon tidak pernah benar-benar kehabisan jalan. Saat kondisi sudah mentok, pintu langit seolah terbuka dan menghadirkan pertolongan gaib. Kepercayaan ini bukan hanya mitos semata, melainkan bagian dari warisan spiritual Jawa yang sarat makna.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tuntas tentang rahasia Weton Kliwon: mulai dari makna spiritualnya, jejak mistis dalam budaya Jawa, karakter orang berweton Kliwon, hingga bagaimana mereka sering mendapatkan rezeki dari arah yang tidak terduga.
Dalam tradisi Jawa, weton adalah perhitungan hari lahir yang terdiri dari gabungan hari dalam seminggu (Senin–Minggu) dengan lima pasaran Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Dengan sistem ini, setiap orang memiliki weton unik yang diyakini memengaruhi kepribadian, nasib, hingga jalan hidupnya.
Di antara lima pasaran, Kliwon memiliki tempat istimewa. Malam Kliwon, terutama Jumat Kliwon, dianggap sebagai momen di mana tabir gaib terbuka dan energi spiritual sangat kuat. Tak heran jika malam ini sering dikaitkan dengan ritual-ritual kejawen, seperti tirakat, selametan, atau sekadar menyalakan dupa.
Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, orang yang lahir pada pasaran Kliwon diyakini membawa energi gaib sejak lahir. Energi inilah yang membuat mereka memiliki kepekaan batin, aura kuat, serta perlindungan spiritual dari hal-hal buruk.
Masyarakat Jawa sejak dulu percaya bahwa malam Kliwon bukanlah malam biasa. Inilah saat pertemuan energi antara dunia nyata dengan dunia astral.
Ritual di Malam Jumat Kliwon
Banyak orang melakukan tirakat seperti berpuasa, semedi, atau berzikir di malam Jumat Kliwon. Tujuannya adalah membuka jalan spiritual, membersihkan diri dari energi negatif, dan menarik keberkahan.
Keyakinan tentang Aura Gaib
Anak yang lahir di hari Kliwon dipercaya memiliki “pangreksa” atau penjaga gaib yang melindunginya. Hal ini membuat hidup mereka sering terhindar dari keburukan meski berada di situasi genting.
Energi Simpati dan Wibawa
Orang berweton Kliwon biasanya memiliki pancaran aura yang membuat orang lain segan sekaligus simpati. Dari sinilah pintu rezeki sering terbuka: lewat pertolongan orang lain, peluang usaha, atau pekerjaan mendadak.
Salah satu keunikan paling menonjol dari orang berweton Kliwon adalah kemudahan mendapatkan rezeki saat keadaan mendesak.
Pertolongan Tak Terduga
Ketika berada dalam kondisi sulit, tiba-tiba saja muncul orang yang menawarkan bantuan. Bisa berupa pinjaman, pekerjaan baru, atau peluang usaha yang sebelumnya tidak terlihat.
Rezeki Seperti Keajaiban
Ada kisah pedagang berweton Kliwon yang meskipun tidak punya modal besar, dagangannya selalu laris. Atau pekerja yang tiba-tiba dipanggil untuk proyek tanpa pernah melamar.
Selalu Ada Jalan
Dalam pepatah Jawa sering diucapkan, “Wong Kliwon ojo disepeleke, nek wis mentok mesti ono dalan” yang artinya: Orang Kliwon jangan pernah diremehkan, sebab jika sudah mentok selalu ada jalan keluar.
Fenomena ini membuat orang Kliwon sering dianggap “pantang jatuh ke titik terendah”, karena selalu ada energi yang menjaga mereka.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
