
Ilustrasi seseorang yang tak perlu tunggu bintang jatuh untuk kaya raya
JawaPos.com - Dalam hidup, tidak semua orang bisa langsung meraih kesuksesan. Ada yang sejak muda sudah berkecukupan, tapi ada pula yang jalannya penuh liku, jatuh bangun berkali-kali sebelum akhirnya berhasil. Menurut Primbon Jawa, hal itu bisa dipengaruhi oleh weton kelahiran.
Ada enam weton yang disebut sebagai weton tibo pati. Kata tibo berarti jatuh, sementara pati berarti mati. Namun kematian yang dimaksud bukan kematian fisik, melainkan “kematian simbolis”: mati rezeki, mati semangat, mati harapan.
Hidup mereka biasanya pernah berada di titik paling gelap seperti usaha gagal, hubungan runtuh, bahkan sahabat menjauh. Namun justru dari titik terendah itulah kebangkitan besar dimulai.
Setelah melalui ujian berat, keenam weton ini diyakini akan hidup berkecukupan, bahkan kaya raya. Inilah daftarnya, dikutip dari YouTube Ngaos Jawa, Jumat (22/8).
Minggu Legi dikenal ceria, ringan tangan, dan gemar membantu meski dalam kondisi terbatas. Namun perjalanan hidupnya sering diwarnai jatuh bangun besar.
Usaha bisa hancur tiba-tiba, pekerjaan hilang, atau hubungan cinta kandas di tengah jalan.
Primbon menyebut, itu adalah fase “kematian rezeki” untuk membersihkan hal-hal yang tidak layak bagi masa depannya. Meski pahit, Minggu Legi biasanya bangkit dengan semangat baru.
Kesuksesan justru datang dari peluang kecil yang mereka tekuni dengan serius. Saat berhasil melewati ujian, rezekinya mengalir deras dan hidupnya jadi makmur.
Weton ini punya sifat sederhana, jujur, dan teguh pada prinsip. Karena terlalu lurus, Selasa Pon sering jadi korban pengkhianatan—ditipu rekan bisnis, dikhianati sahabat, bahkan gagal dalam cinta.
Fase tibo pati bagi mereka adalah runtuhnya harapan besar yang sudah dibangun. Namun Selasa Pon yang mampu tetap jujur dan tidak tergoda jalan pintas akan mendapat keberuntungan besar setelahnya.
Saat bangkit, biasanya mereka menjadi pribadi rendah hati, disukai banyak orang, dan rezekinya datang bertubi-tubi dari arah yang tak disangka.
Rabu Kliwon memiliki aura ramah, lemah lembut, dan pandai bergaul. Mereka mudah membangun relasi luas.
Namun perjalanan hidupnya penuh ujian berat: usaha bangkrut, kehilangan arah, atau ditinggal orang penting yang jadi sumber semangat.
Fase kematian mereka sering berupa hilangnya tujuan hidup. Untungnya, Rabu Kliwon punya daya tarik sosial yang membuat mereka tidak benar-benar sendiri.
Kebangkitan mereka biasanya datang lewat bantuan atau peluang dari jaringan pertemanan. Setelah berhasil bangkit, rezekinya melimpah dan pengaruhnya makin besar, bahkan bisa jadi pemimpin yang disegani.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
