
Banyak orang takut menghadapi masa tua karena khawatir akan hidup susah, sakit-sakitan, atau sendirian. Freepik
JawaPos.com - Bayangkan sebuah sore di usia senja. Matahari mulai condong ke barat, sinarnya hangat namun lembut.
Anda duduk di beranda rumah yang teduh, secangkir teh melati di tangan, dan senyum terukir di wajah. Tak ada lagi kekhawatiran tentang biaya hidup, semua anak sudah mandiri, cucu-cucu berlarian sambil tertawa, dan hati terasa damai.
Itulah gambaran masa tua yang diimpikan banyak orang: tenang, sejahtera, dan penuh rasa syukur.
Namun, apakah semua orang beruntung mengalaminya? Menurut Primbon Jawa – sebuah warisan leluhur yang memadukan perhitungan hari kelahiran (weton), unsur spiritual, dan filosofi hidup – ada orang-orang tertentu yang memang “dibukakan pintu” oleh semesta untuk menikmati puncak keberuntungan di masa tua.
Weton, yang merupakan gabungan hari kelahiran (Senin, Selasa, Rabu, dst.) dan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon), dipercaya mempengaruhi karakter, rezeki, jodoh, hingga perjalanan hidup seseorang. Dan menariknya, beberapa weton justru mendapatkan hasil terbaik di fase akhir kehidupan mereka.
Diilansir dari kanal Ngaos Jawa, artikel ini akan membahas lima weton istimewa yang dipercaya akan hidup nyaman, makmur, dan penuh berkah di usia senja. Penjelasan ini mengacu pada falsafah Jawa yang telah diwariskan turun-temurun.
Dalam pandangan kejawen, perjalanan hidup manusia dibagi ke dalam beberapa fase:
Usia muda – fase belajar, berjuang, dan membangun pondasi hidup.
Usia dewasa – fase puncak produktivitas, bekerja keras, mengumpulkan pengalaman, dan membangun keluarga.
Usia senja – fase panen, menikmati hasil dari apa yang ditanam sejak muda.
Menurut primbon, keberuntungan di masa tua sangat dipengaruhi oleh neptu weton kelahiran. Neptu adalah angka yang dihasilkan dari penjumlahan nilai hari dan pasaran kelahiran. Setiap angka memiliki makna simbolis dan energi tertentu. Ada neptu yang membawa keberuntungan sejak muda, ada pula yang baru “berbuah” di usia matang.
Bagi lima weton yang akan kita bahas, masa tua justru menjadi fase emas. Rezeki, kehormatan, dan kebahagiaan datang mengalir meskipun fisik tak sekuat dulu. Rahasianya ada pada kombinasi watak, kerja keras, dan resonansi waktu yang berpadu sempurna.
Neptu: Senin (4) + Wage (4) = 8
Di awal kehidupan, pemilik weton Senin Wage cenderung hidup sederhana. Mereka tidak selalu lahir dalam keluarga berkecukupan, sehingga terbiasa berjuang dan mengandalkan kerja keras. Namun, dari keterbatasan itulah terbentuk watak tangguh dan hemat yang menjadi modal penting menuju masa depan.
Karakter Khas Senin Wage:

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
