
Rekomendasi Kuliner Bali dari Melki Bajaj (Youtube Rumah Canda Melki)
JawaPos.com - Siapa yang tak kenal dengan Melki Bajaj? Yang dulu termasuk dalam grup lawak Bajaj asal Jakarta.
Melki merupakan pelawak sekaligus aktor yang dulu turut membintangi sinetron Para Pencari Tuhan setiap bulan puasa.
Kini selain menjadi aktor dan pelawak, Melki menekuni vlog di kanal youtube-nya yang berisi tentang review dan kuliner makanan-makanan yang terkenal di setiap daerah Indonesia.
Pelawak ini telah menjelajahi berbagai daerah di Indonesia untuk mencicipi aneka kuliner khasnya.
Melki, melalui kanal YouTube-nya Rumah Canda Melki, telah mengunjungi sejumlah tempat seperti Cibubur, Solo, Cirebon, Magetan, dan banyak daerah lainnya.
Pada awal tahun 2025, Melki juga merekomendasikan destinasi kuliner dari Pulau Bali, pulau yang sudah terkenal di seluruh dunia.
Berikut ini adalah beberapa tempat makan yang direkomendasikan Melki saat berkunjung ke Bali.
a. Nasi Campur Bali
Nasi Campur Bali menurut indonesiakaya.com adalah hidangan nasi yang disajikan dengan beragam lauk seperti ayam, telur, sayuran, dan sate lilit yang biasanya dibuat dari ikan atau ayam. Ayam yang digunakan dimasak dengan bumbu khas Bali, menghasilkan rasa yang gurih dan khas.
Kata Melki, Nasi Campur Bali ini sangat cocok untuk di makan saat sarapan atau makan siang, di Bali Melki merekomendasikan tempat makan yang bernama Nasi Ayam Bu Oki (Jalan Nusa Dua Selatan No 27, Kab Badung).
Nasi Campur yang diambil Melki ada sambal matah, sambal embe, sayur urap, sate lilit, ayam suwir, kremes ayam, dan tak lupa juga menambahkan ayam betutu.
b. Rujak Pindang
Siapa yang tidak kenal dengan rujak kuah pindang? Kemdikbud mengatakan bahwa di Bali hidangan ini sangat populer dan mudah ditemukan. Hampir di setiap sudut wilayah, pedagang sering menjualnya. Saat siang hari, rujak kuah pindang menjadi pilihan sempurna sebagai camilan segar atau hidangan penutup untuk mengatasi panas. Perpaduan bumbu khas dengan berbagai macam buah di dalamnya membuat makanan ini sangat digemari. Sesuai namanya, rujak ini menggunakan bumbu berbahan dasar kaldu ikan pindang. Jika tidak diolah dengan benar, rasa amis bisa terasa kuat. Namun, bagi yang ahli dalam memasaknya, aroma amis sama sekali tidak tercium. Ikan pindang yang digunakan untuk rujak ini cukup beragam, mulai dari tuna hingga sarden.
Beda dengan rujak pada umumnya, Rujak Pindang di Warung Dot Lalah menjadi kunjungan Melki selanjutnya. Rujak Pindang ini berbahan dasar dari kuah air rebusan ikan pindang, yang kemudian ditambah dengan garam, cabai, dan terasi, sangat cocok dimakan dengan cuaca Bali yang tropis. Tak lupa juga dengan buah-buahannya yang menyegarkan yang terdiri dari mangga, timun, bengkuang, nanas, kedondong, pepaya, kaliasem, dan bulung boni atau rumput laut. Rujak Pindang ini hanya berharga Rp 10.000 saja.
Melki juga mencoba Tipat Catok Indomie yang berharga Rp 17.000. Tipat berisi bumbu sambal kacang seperti ketoprak yang dicampur dengan ketupat dan indomie.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
