
Photo
JawaPos.com - Burger King mengeluarkan varian Whopper baru. Varian salah satu burger andalan terbaru ini menggunakan 100% daging sapi yang dipanggang dan tidak mengandung pewarna sintetis dan penguat rasa.
"Kami melakukan banyak upaya pada Whopper untuk membuatnya terasa lezat dan tidak mengandung pewarna sintetis dan penyedap rasa, namun tetap memiliki rasa daging sapi panggang yang seperti yang disukai konsumen," ujar Head of Burger King Indonesia Vaibhav Punj dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com.
Sementara itu, Head of Innovation and Supply Chain Burger King Indonesia Natalia Purwati menambahkan bahwa pihaknya meluncurkan kebijakan bahan autentik kami pada 2017.
"Sejak itu, kami telah bekerja sama dengan pemasok kami untuk hanya menggunakan bahan autentik. Kami menggunakan bahan-bahan pengawet yang orisinil seperti ekstrak rosemary, ekstrak teh hijau, dan jus lemon untuk menggantikan pengawet buatan. Lalu akar bit, klorofil, dan arang untuk menggantikan pewarna sintetis," katanya.
Indonesia adalah negara pertama di Asia Pasifik (APAC) yang meluncurkan Whopper terbaru bersamaan dengan Amerika Serikat dan Kanada. Menu baru Whopper sudah tersedia di Indonesia sejak 17 September 2020 kemarin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
