
HARUM: Lelyana Septianti, pengunjung, menghirup aroma wangi durian munjungan. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
TIDAK mengherankan jika Trenggalek disebut-sebut sebagai salah satu pusatnya durian di Jawa Timur. Di sana terdapat sebuah kawasan perkebunan terluas di Indonesia yang pernah dinobatkan Kementerian Pertanian. Di kabupaten tersebut, juga banyak varietas yang layak masuk daftar ’’unggulan’’.
Sejauh ini, memang baru tiga durian asal kabupaten itu yang masuk data varietas unggul Kementerian Pertanian. Yakni, durian ripto, kunirjiman, dan rindu. Namun, masih banyak jenis lain yang layak masuk daftar unggulan.
Sampai-sampai, ketika perwakilan Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama warga di sana melakukan identifikasi, lebih dari seratus jenis durian yang didapati. Sejauh ini baru sebatas diberi nama.
Saking banyaknya, ada sejumlah varietas asal Trenggalek yang sudah mengawali masa panen. Salah satunya adalah durian munjungan, durian lokal asal Kecamatan Munjungan, salah satu sentra banned fruit di kabupaten tersebut.
Dibandingkan dengan wilayah lain di Trenggalek, durian munjungan memang jatuh lebih awal. November lalu sudah masuk termin pertama masa panen. Setelah itu, pada Januari, tiba masa panen masal. Fase itu berlanjut hingga masa panen raya April mendatang.
Tumbuh di kawasan pegunungan tepi pantai, durian ini punya cita rasa yang bisa diadu dan tekstur yang khas. Bisa menjadi referensi bagi wisatawan yang datang ke sana.
Tak jauh beda dengan varietas lokal lain, durian munjungan memiliki ukuran normal. Beratnya berkisar 2 hingga 2,5 kilogram. Meski tak terlalu besar, warna kulitnya begitu cantik. Kuning cerah. Aroma yang menguar begitu kuat. Apalagi saat masak maksimal.
https://youtube.com/watch?v=DrIaGL5Ob5Y
Soal rasa, durian lokal munjungan punya sejumlah keunggulan. Saat pertama dikunyah, rasa manis bercampur pahit seperti berputar-putar dalam mulut. Belum lagi daging buah yang punel dan lengket.
Layaknya sensasi makan ketan, sampai tenggorokan pun rasa itu masih bertahan. Meskipun buah sudah habis ditelan, masih ada rasa manis dan pahit yang tertinggal. Rasa klimaksnya yang muncul menjadi kelebihan sekaligus bikin ketagihan.
Sensasi lebih bakal didapat para penikmat durian ini ketika mencoba daging buah yang keriput. Kenikmatannya ada pada level yang lebih tinggi. Daging buah yang dihasilkan begitu creamy dan lumer di mulut.
Selain di Munjungan, sentra durian di Trenggalek berada di Kecamatan Watulimo. Bahkan, di sana terdapat kawasan perkebunan terluas di Indonesia. Salah satu pusatnya berada di Desa Sawahan. ’’Hutan durian di sini luasnya mencapai 650 hektare dengan jumlah pohon lebih dari 5 ribu batang,” ujar Kepala Desa Sawahan Yani Prasongko.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
