
Replika Kastil Neuschwanstein Jerman yang ada di Mini Mania Puncak. (Instagram Mini Mania, @minimania.puncak)
JawaPos.com – Mini Mania Puncak Bogor, sebagai destinasi wisata terbaru di Kecamatan Megamendung Puncak Bogor, merupakan cabang kedua dari Mini Mania yang terletak di Lembang, Bandung.
Tempat ini sangat cocok untuk semua kalangan, termasuk anak-anak, remaja, dan orang tua karena suasana yang ramah dan dapat menjadi sarana wisata edukasi.
Dengan 80 landmark miniatur dunia yang dapat dijelajahi dalam satu hari, Mini Mania Puncak Bogor menawarkan pengalaman untuk menambah pengetahuan tentang berbagai ciri khas dunia melalui deskripsi singkat di setiap miniatur.
Dikelola oleh Cimory Group, tempat ini menampilkan replika bangunan landmark terkenal yang menciptakan suasana seperti berada di luar negeri.
Selain miniatur dunia, Mini Mania Puncak Bogor juga menawarkan berbagai wahana hiburan seperti becak mini, ATV, skyride, dan lainnya. Disarankan untuk tidak berkunjung sendirian agar pengalaman lebih seru, terutama dengan beragam aktivitas yang ditawarkan.
Di dalam area Mini Mania juga terdapat taman Sakura dengan nuansa Jepang yang menarik, di mana pengunjung dapat menikmati spot foto dan bermain di wahana seperti perahu di Sungai Sakura dengan harga tiket terpisah.
Berbagai wahana yang tersedia di Mini Mania Puncak Bogor antara lain Dove Feeding, Duck Feeding, Mini Loco, Skyride, Rainbow Slide, Mini Mandalika, Sakura River Cruise, Carousel, Pony Riding, Carnaval game, dan Costume Rental dengan harga tiket yang beragam.
Mini Mania Puncak Bogor buka setiap hari dengan jam operasional pada weekdays dari pukul 08.00 hingga 17.30 WIB, dan pada weekend dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.
Tiket masuk ke Mini Mania Puncak Bogor memiliki harga yang berbeda, tergantung wahana yang akan dinikmati, antara lain tiket Mini Mania, tiket Sakura Park, dan tiket combo.
Lokasinya dapat ditemukan di Jl. Raya Cibogo No.KM 72, Cipayung Datar, Kec. Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16770, dekat dengan exit tol gadog. Pengunjung dapat memanfaatkan layanan Google Maps untuk menemukan lokasi dengan mudah.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan penghargaan atas kehadiran atraksi baru di kawasan Puncak, Jawa Barat, yang dipastikan akan menjadi tujuan favorit bagi wisatawan, terutama selama musim libur lebaran.
Salah satu di antaranya adalah Mini Mania dari Cimory Group yang telah resmi diluncurkan sekitar enam bulan yang lalu. Destinasi ini menawarkan berbagai fasilitas dan wahana yang berisi replika miniatur dunia, menjadi spot foto menarik bagi para pengunjung.
Menurut Menparekraf Sandiaga, Mini Mania adalah outlet kelima dari Cimory Group, yang memberikan pengalaman ‘keliling dunia’ tanpa harus berpindah tempat.
Dikutip dari kemenparekraf, Selasa (9/4) data menunjukkan bahwa jumlah wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Bogor, terutama wisatawan nusantara, mencapai 12,7 juta pada tahun 2023, dengan 500 ribu wisatawan mancanegara.
Kehadiran atraksi ini diharapkan akan meningkatkan daya tarik dan kunjungan wisatawan. Menparekraf Sandiaga juga mengapresiasi inisiatif Mini Mania dalam menghadirkan sentra ekonomi kreatif berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
