
Ayam Ingkung. (Istimewa)
JawaPos.com – Bulan Suro adalah sebutan untuk bulan Muharram dalam penanggalan Jawa. Umumnya, masyarakat Indonesia akan menggelar serangkaian acara untuk menyambut datangnya hari satu Suro.
Di sejumlah wilayah di Indonesia, akan menggelar acara besar seperti Grebek Suro atau Kirab Suro, yang ditandai dengan adanya Gunungan berisi hasil bumi. Namun, di pelosok-pelosok desa juga menggelar serupa dengan bentuk lebih sederhana, yakni selamatan atau kenduri.
1. Siapkan ayam yang sudah dicuci, agar mudah untuk diungkep, Anda bisa mengikatnya dengan tali rafia dengan posisi menelungkup
2. Haluskan dengan blender bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, kemiri, lada, ketumbar dengan sedikit minyak.
3. Siapkan wajan atau panci berukuran besar, lalu tumis bumbu halus dengan menambahkan daun jeruk, daun salam, garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera
4. Masukkan juga serai dan lengkuas yang sudah digeprek, lalu disusul dengan santan
5. Masukkan ayam yang sudah disiapkan untuk diungkep
6. Tutup dan ungkep dengan api sedang, selama kurang lebih 40 menit
7. Saat sudah masuk 20 menit, aduk dan balik ayam agar bumbu meresap rata
8. Jika santan sudah menyusut dan pastikan ayam sudah matang, angkat dan sajikan

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
