Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Desember 2022 | 22.15 WIB

Resep Ayam Kodok, Sajian Spesial Khas Natal

BUTUH KETELATENAN: Mesti ekstra hati-hati saat mengeluarkan daging ayam dari kulitnya. Juga ketika memasukkan kembali adonan isian ke dalsm kulit ayam. (Robertus Risky/Jawa Pos) - Image

BUTUH KETELATENAN: Mesti ekstra hati-hati saat mengeluarkan daging ayam dari kulitnya. Juga ketika memasukkan kembali adonan isian ke dalsm kulit ayam. (Robertus Risky/Jawa Pos)

Pernah mencicipi ayam kodok? Menu ini hadir dalam acara-acara istimewa atau perayaan khusus. Salah satunya, perayaan Natal. Nama ayam kodok muncul lantaran dipanggang tanpa tulang sehingga bentuknya melebar menyerupai kodok.

---

KUNCI membuat ayam kodok yang sempurna ada pada tahap awal. Yaitu, saat mengeluarkan daging dan tulang ayam dari kulitnya. ”Kulit ayam tidak boleh robek,” kata Executive Chef Surabaya Suites Hotel Danang Dwi Lukita. Dengan begitu, adonan yang dimasukkan nanti membentuk ayam kembali utuh.

Proses pembuatannya memang cukup rumit dan membutuhkan ketelatenan. Chef Danang berbagi tips untuk memudahkan proses pemisahan kulit dari daging dan tulang ayam. Yakni, dengan bantuan dua siung bawang putih yang sudah dikupas.

”Masukkan dua siung bawang putih ke dalam kulit di bagian punggung ayam. Lakukan gerakan seperti memijat ayam untuk mengeluarkan daging dan tulang dari kulitnya,” terangnya. Jika bagian kulit dan daging sudah terpisah, dua siung bawang putih tersebut dipindahkan ke bagian dada. Lanjutkan cara yang sama. Danang mengatakan, melepaskan kulit ayam dilakukan dari bawah. Semua dilakukan dengan hati-hati. Otot yang masih menempel di kulit harus dilepaskan.

Nah, yang membuat beda, jika umumnya setelah adonan daging dimasukkan kembali ke kulit, lalu dijahit, menu andalan Surabaya Suites Hotel tersebut dibuat tanpa dijahit. Selain itu, prosesnya di-steam (kukus) terlebih dahulu.

Proses steaming tersebut, terang chef Danang, dilakukan agar juicy (sari daging) adonan isi tidak banyak keluar. Saat digigit, teksturnya lembut dan sedikit basah. Sementara itu, bagian kulitnya crispy. Sebab, proses roasting tetap dilakukan. ’’Roasting ini untuk mendapatkan warna kecokelatan,” kata pria asal Kediri itu.

Menu ayam kodok konon berasal dari tradisi orang Belanda. Namun, juru masaknya dari Tiongkok. Dengan begitu, menu Barat tersebut sedikit bercampur dengan gaya oriental. Termasuk penggunaan berbagai rempah di dalamnya.

Untuk menu ayam kodok kreasinya, Danang menggunakan bubuk ngo hiong. Juga, parutan pala. Aromanya pun sangat wangi. Ditambah saus yang gurih dan milky membuat hidangan tersebut melengkapi kemeriahan momen istimewa bersama keluarga.

BAHAN MILK CHRISTMAS SAUCE

Fresh milk 200 ml

Saus tiram ½ sdt

Kecap manis 1 sdm

Saus tomat 3 sdm

Tepung terigu 3 sdm

Kaldu bubuk secukupnya

Ngo hiong 1 sdt

Mentega 2 sdm

Gula secukupnya

Garam secukupnya

CARA MEMBUAT

1. Masukkan mentega ke dalam teflon, tambahkan tepung terigu, tumis hingga aroma tepung hilang.

2. Masukkan susu, lalu saus tiram, dan semua bahan lainnya. Aduk hingga rata.

3. Sebelum disajikan, saring saus sehingga teksturnya semi liquid.

RESEP AYAM KODOK

BAHAN

Ayam 1 ekor (maksimal ukuran 1,3 kilogram)

Telur ayam 2 butir

Telur ayam 4 butir (direbus)

Wortel 150 gram (cincang)

Tepung roti 100 gram

Fresh milk 100 ml

Bubuk ngo hiong 1 sdt

Biji pala/pala bubuk 1 sdt

Bawang bombai 50 gram (cincang)

Gula secukupnya

Garam secukupnya

CARA MEMBUAT

1. Keluarkan daging dan tulang ayam dari kulit dengan bantuan dua siung bawang putih.

2. Setelah kulit terpisah, sisihkan. Lalu, fillet daging untuk membuang seluruh tulang.

3. Haluskan daging ayam dengan campuran wortel, bawang bombai, telur ayam, dan semua bahan, kecuali telur rebus.

4. Setelah tercampur rata, masukkan adonan ke dalam kulit ayam.

5. Masukkan empat telur rebus pada bagian dada ayam sehingga padat dan bentuknya kembali seperti ayam utuh. Kulit ayam tak perlu dijahit. Letakkan ayam kodok pada cetakan bulat saat di-steam sehingga bentuknya terjaga.

6. Kukus ayam kodok hingga 45 menit.

7. Setelah matang, ayam kodok kemudian dioven 10–15 menit. Sajikan ayam kodok dengan sausnya.

Photo

Chef Danang Dwi Lukita, Executive chef Surabaya Suites Hotel. (Robertus Risky/Jawa Pos)

TIPS

Berat ayam tidak lebih dari 1,3 kilogram agar teksturnya pas.

Untuk menghaluskan daging ayam, gunakan chopper bila ada, sehingga dagingnya masih bertekstur, tidak terlalu halus.

Masukkan ayam kodok ke dalam cetakan bulat sebelum dikukus. Tujuannya, bentuk ayam kodok bagus meski tanpa dijahit.

Sebelum memanggang, pastikan oven sudah dalam suhu 210 derajat Celsius.

Proses roasting atau memanggang maksimal hanya 15 menit.

Agar hasil akhir ayam kodok mengilap, oleskan juicy (sari daging) yang didapat saat proses roasting ke permukaan ayam kodok.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore