
Bekas dipo kereta api di Kamal beralih fungsi menjadi hunian. (PUGUH SUJIATMIKA/JAWA POS)
JawaPos.com - Rencana reaktivasi jalur kereta api Madura berdasar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan menarik perhatian masyarakat. Khususnya, masyarakat Madura. Para era kolonial, kereta api Madura adalah primadona. Sejak 1987, jalur itu mati.
Tidak banyak yang tersisa dari trayek kereta api Madura. Sebagian besar sudah hilang tertimbun tanah atau bangunan. Stasiun-stasiun kereta api di Madura juga hampir seluruhnya telah berganti fungsi.
Kamis (23/9) Jawa Pos menelusuri sisa-sisa jalur kereta api di Pulau Garam. Dulu, ada tiga trayek yang beroperasi pada zaman Hindia-Belanda. Lintas Kamal–Tanah Abang, Telang–Kalianget, dan Kamal–Sukolilo. Ketika itu, perusahaan kereta api di Madura bernama Madoera Stoomtram Maatschappij.
”Dulu, kereta api Madura terhubung dari Pelabuhan Kamal ke Pelabuhan Kalianget di Sumenep,” kata Manajer Komersialisasi Nonangkutan Madura Akyadi.
Kini, stasiun di Pelabuhan Kamal sudah lenyap. Aset yang tersisa hanyalah dipo alias bengkel kereta api.
”Kalau rel, sebagian besar sudah tertimbun tanah dan aspal. Aset KAI yang tersisa di Kamal hanya dipo dan bangunan eks rumah dinas,” ujarnya. Menurut Akyadi, dulu kereta api di Madura difokuskan pada niaga atau angkutan komoditas seperti garam dan sapi.
Terkait rencana reaktivasi kereta api Madura, dia mengatakan, sudah ada kajian dan survei pada Desember 2018 dan Januari 2019. Namun, hasilnya belum diketahui sampai sekarang. ”Apakah lanjut atau tidak? Kami masih menunggu instruksi,” kata Akyadi.
Sebagian masyarakat Madura menyambut baik reaktivasi jalur kereta api. Wacana itu otomatis menumbuhkan harapan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sayangnya, sebagian besar aset PT KAI di Madura sudah beralih tangan. ”Seperti aset di sepanjang jalur Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Sebagian sudah dihuni warga,” ujarnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
