
Nasi Jamblang Mang Dul Cirebon. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)
JawaPos.com - Cita rasa kuliner nusantara tak pernah bisa tergantikan. Bagi kaum urban yang tinggal di pusat kota Jakarta dan pinggiran ibukota, rasa rindu pada cita rasa pilihan kuliner kampung halaman masih bisa terobati.
Dalam wisata kuliner di Margo City Indonesia Kaya Rasa pada tanggal 28 Oktober-10 November 2019 di area atrium, terdapat puluhan kuliner pilihan yang bisa disantap. Aneka masakan dari menu serba-nasi, es, kue bisa mengobati rasa rindu pada kampung halaman. Berbagai kuliner yang menjadi pilihan juga melegenda karena sudah lama dikenal masyarakat dari tahun 1970an, di antaranya:
Photo
Bubur atau Nasi Tumpang Mbak Seh Salatiga. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)
1. Bubur/Nasi Tumpang Mbak Seh Salatiga
Tempe busuk jangan dibuang. Justru menjadi resep yang enak saat diolah menjadi Nasi Tumpang khas Salatiga. Nasi Tumpang Mbak Seh juga menawarkan karbo pendampingnya berupa bubur, bukan hanya nasi. Orang salatiga di manapun berada pasti kenal sambel tumpang, sayur dengan bumbu utama tempe busuk yang memberikan cita rasa khas.
Ciri khasnya isi kuahnya berupa sambal santan dengan aneka jeroan, krecek, atau kikil. Menu pelengkapnya bisa ditambah dengan sayur tumpang bisa ditemani urap, pecel, oseng pare, atau oseng buncis sesuai selera.
2. Nasi Jamblang Mang Dul Cirebon
Nasi Jamblang merupakan kuliner khas Cirebon engan ciri penggunaan daun jati sebagai pembungkusnya. Salah satu yang legendaris dan jadi langganan adalah Nasi Jamblang Mang Dul karena sudah dikenal sejak tahun 1970an. Sekarang sudah dikelola oleh generasi kedua. Perintis usaha ini adalah Muhammad Abdullah yang lebih populer dengan nama Mang Dul, karena itulah diberi nama Nasi Jamblang Mang Dul.
Pilihannya menawarkan semur daging, perkedel, tempe goreng, tumis kerang, satu tahu, pepes, dan lain sebagainya. Dan nasi jamblang di sini disajikan dalam kondisi sudah dingin. Paling enak justru ada pada sambalnya yang pedas dan lezat. Dijamin tak cukup jika hanya makan satu porsi.
3. Nasi Liwet Bu Wongso Lemu Asal Solo
Nasi liwet sudah umum bagi orang Solo. Tapi nasi liwet yang legendaris di Solo adalah Nasi Liwet Bu Wongso Lemu. Asalnya, warung makan ini sudah terkenal sejak tahun 1950an dan berada di Jalan Teuku Umar, Keprabon.
Seporsinya terdiri dari nasi gurih yang dipincuk dengan daun pisang, serta aneka lauk dari suwiran ayam, sayur labu siam, telur, hingga areh atau bubur santan. Ada juga, dada, paha, sayap, ceker hingga ampela ati yang jadi pelengkap lauk. Rasa santannya gurih dan tak terlupakan.
4. Sop & Soto Kaki Sapi Haji Agus Barito
Wah pencinta soto jangan ragu lagi untuk mencicipi lezatnya soto legendaris ini. Sop dan Soto Kaki Sapi Haji Agus Barito ini menyediakan sop bening, soto campur hingga sop kaki. Ada pula sop kaki jumbo.
Sop kaki dengan nasi makin enak ditambahkan dengan minuman segar seperti es teh dan es jeruk. Bernagai pejabat juga langganan mampir mencicipi kuliner ini di Jl. Barito I
Blok M, Jakarta Selatan.
5. Gudeg Yu Djum Jogjakarta
Jika belum sempat singgah ke Jogjakarta, Gudeg Yu Djum juga bisa dinikmati di mal. Hampir sama seperti gudeg yang lain, Gudeg Yu Djum terdiri dari nangka bersama santan selama berjam-jam. Dan toppingnya, ada ayam kampung, telur ayam kampung, tahu bacem dan tempe bacem menjadi pelengkap sempurna gudeg ini. Tak ketinggalan, sambal kreceknya selalu membuat siapa saja lahap menyantapnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
