
Kepala Pengembangan Q-Lia Co. Seiichi Kurakake memperlihatkan stiker Bonbon Drop di Osaka pada 17 Maret 2026. (Kyodo)
JawaPos.com - Stiker Bonbon Drop yang semula menyasar anak-anak sekolah dasar kini menjadi tren di Jepang dan diburu berbagai kalangan. Popularitasnya bahkan membuat produk tersebut kerap habis di toko hingga memicu peredaran stiker palsu dan penangkapan sejumlah orang.
Seperti dilansir Kyodo, Senin (10/8), stiker produksi perusahaan alat tulis asal Osaka, Q-Lia Co., itu memiliki bentuk tebal dengan tampilan transparan seperti kaca. Konsumen rela memburu lembaran stiker tersebut begitu stok baru tiba di toko.
Tren bertukar stiker yang populer di kalangan anak-anak Jepang beberapa dekade lalu kini kembali muncul. Salah satu tempat yang menjadi wadah tren tersebut adalah kafe khusus pertukaran stiker di Osaka.
Pengunjung kafe terlihat membawa album dan saling menawarkan koleksi mereka. Pengelola kafe, Mika Kawano, 34, mengatakan tempatnya bahkan penuh pada hari-hari tertentu dan memiliki banyak pelanggan tetap.
Q-Lia mulai mengembangkan Bonbon Drop pada Maret 2024 setelah melakukan perencanaan selama sekitar enam bulan. Kepala pengembangan perusahaan, Seiichi Kurakake, mengatakan pihaknya ingin menciptakan "stiker yang belum pernah kami lihat sebelumnya."
Pada awalnya, produk tersebut ditujukan untuk anak-anak sekolah dasar. Namun, basis penggemarnya meluas setelah pengguna media sosial mulai mengunggah foto casing ponsel dan wadah kosmetik yang dihiasi Bonbon Drop sekitar musim semi 2025.
Perempuan dewasa kemudian menjadi salah satu kelompok konsumen utama. Kurakake mengatakan perusahaan tidak menyangka produk tersebut dapat memperluas kembali budaya stiker hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang.
Profesor Institut Teknologi Shibaura Yohei Harada, yang mempelajari budaya anak muda, menilai tren tersebut merupakan bagian dari kebangkitan kembali budaya masa lalu.
Menurut dia, perempuan berusia akhir 20-an hingga 30-an yang dulu gemar bertukar stiker saat masih anak-anak kini telah memiliki penghasilan sendiri. Mereka lebih leluasa membeli barang yang menghadirkan kembali kenangan masa kecil.
Popularitas Bonbon Drop tercermin dari jumlah pengirimannya. Hingga akhir Juni, pengiriman kumulatif produk tersebut mencapai 34 juta lembar, melonjak dari 4 juta lembar pada April 2025.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
