
Interior kereta kelas Compartment.(KAI DAOP 8).
JawaPos.com - Deretan kereta eksekutif legendaris di Indonesia masih menjadi pilihan favorit hingga sekarang. Meski telah beroperasi selama puluhan tahun, sebagian besar kereta ini terus mendapatkan pembaruan fasilitas, mulai dari rangkaian Stainless Steel New Generation, kursi yang lebih nyaman, hingga layanan premium.
Tak heran, sejumlah nama seperti KA Bima, Argo Bromo Anggrek, hingga Argo Parahyangan tetap menjadi andalan penumpang untuk perjalanan antarkota di Pulau Jawa.
Bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman naik kereta dengan sejarah panjang sekaligus fasilitas modern, berikut sembilan kereta eksekutif legendaris yang masih beroperasi hingga saat ini.
KA Bima menjadi salah satu kereta eksekutif tertua di Indonesia yang masih beroperasi. Kereta ini pertama kali diluncurkan pada 1 Juni 1967 dan melayani rute Gambir–Surabaya Gubeng.
Pada masa awal pengoperasiannya, KA Bima dikenal sebagai kereta tidur (sleeping train) yang menjadi simbol perjalanan mewah. Kini, kereta tersebut tampil lebih modern dengan rangkaian Stainless Steel New Generation serta layanan Compartment Suite yang memberikan privasi lebih bagi penumpang.
Beroperasi sejak 1997, KA Argo Bromo Anggrek menjadi pelopor layanan kereta kelas Argo di Indonesia. Kereta ini melayani rute Gambir–Surabaya Pasarturi dan hingga kini masih menjadi salah satu pilihan utama untuk perjalanan bisnis maupun liburan.
Kecepatan perjalanan, kenyamanan kabin, serta fasilitas yang terus diperbarui membuat Argo Bromo Anggrek tetap menjadi standar layanan kereta eksekutif premium.
KA Argo Wilis mulai melayani penumpang pada 1998 dengan rute Bandung–Surabaya Gubeng.
Selain menawarkan kenyamanan kelas eksekutif, kereta ini terkenal karena melintasi sejumlah jalur pegunungan dan panorama alam yang indah, sehingga menjadi favorit wisatawan maupun pecinta perjalanan kereta api.
KA Gajayana resmi beroperasi pada 8 Oktober 1999 untuk melayani rute Gambir–Malang.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
