
KAI Daop 8 Surabaya minta maaf banjir di Demak - Grobogan menyebabkan 4 perjalanan kereta terganggu. (Dokumentasi KAI Daop 8 Surabaya)
JawaPos.com - Kalau kamu berencana bepergian dari Banyuwangi ke Surabaya naik kereta api, KA Wijayakusuma dan KA Mutiara Timur jadi dua pilihan favorit yang paling sering digunakan penumpang.
Meski sama-sama melayani rute Ketapang–Surabaya, keduanya punya banyak perbedaan mulai dari jadwal perjalanan, kenyamanan kursi, fasilitas kereta, hingga harga tiket.
Mengetahui perbedaan KA Wijayakusuma dan KA Mutiara Timur penting supaya kamu bisa memilih perjalanan yang paling sesuai kebutuhan.
Apakah ingin berangkat siang sambil menikmati pemandangan, mencari perjalanan malam yang praktis, atau mencoba sensasi naik gerbong Panoramic.
Berikut tujuh perbedaan utama KA Wijayakusuma dan KA Mutiara Timur yang wajib kamu tahu sebelum membeli tiket.
Perbedaan paling mencolok ada pada rute perjalanan masing-masing kereta.
KA Wijayakusuma memiliki perjalanan lebih panjang dari Ketapang, Banyuwangi hingga Cilacap, Jawa Tengah. Kereta ini melewati Surabaya Gubeng sebelum melanjutkan perjalanan ke arah barat Pulau Jawa.
Sementara KA Mutiara Timur lebih fokus melayani wilayah Jawa Timur dengan rute dari Ketapang menuju Surabaya Pasarturi atau Surabaya Gubeng.
Kalau kamu ingin melanjutkan perjalanan hingga Jawa Tengah tanpa perlu transit tambahan, KA Wijayakusuma bisa jadi pilihan lebih praktis.
Waktu keberangkatan kedua kereta juga berbeda cukup signifikan.
KA Wijayakusuma biasanya berangkat dari Stasiun Ketapang sekitar pukul 11.00 WIB dan tiba di Surabaya pada sore hari.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
