
Sistem pada AI saat memindai perilaku penumpang kereta di Jepang. (Kyodo)
JawaPos.com – Sejumlah stasiun kereta dan gedung komersial di Jepang mulai menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mencegah aksi bunuh diri. Sistem tersebut diklaim telah membantu menyelamatkan sedikitnya dua nyawa sejak diterapkan.
Perusahaan teknologi asal Tokyo, Asilla Inc., mengembangkan sistem AI yang mampu menganalisis perilaku seseorang melalui rekaman kamera pengawas untuk menilai kemungkinan seseorang melakukan aksi bunuh diri dengan melompat.
Teknologi ini memantau berbagai pola perilaku mencurigakan, seperti mondar-mandir, berdiri terlalu lama di tepi peron stasiun, atau berada dekat pagar dan atap gedung dalam waktu yang tidak wajar.
Jika mendeteksi tanda-tanda berisiko, sistem akan langsung mengirim peringatan kepada petugas keamanan maupun staf stasiun. Di beberapa lokasi, peringatan juga dapat disampaikan melalui pengeras suara.
Menurut Asilla, salah satu kasus terjadi di sebuah fasilitas komersial ketika AI mendeteksi seorang pria berada di area yang tidak biasa diakses pengunjung. Setelah petugas keamanan mendatanginya, pria tersebut mengaku memang berniat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat.
Dalam kasus lain, sistem menemukan seorang anak yang berada terlalu lama di dekat pagar di lantai atas sebuah gedung. Setelah dihampiri petugas, anak tersebut diketahui sedang menulis surat wasiat untuk bunuh diri.
Perusahaan tersebut mulai mengembangkan sistem sejak 2022 dengan melatih AI menggunakan sekitar 7 juta rekaman kamera pengawas yang dikumpulkan dari sekitar 200 pusat perbelanjaan dan berbagai fasilitas lainnya.
Selain mendeteksi tanda-tanda bunuh diri, teknologi ini juga mampu mengenali kondisi darurat lain, seperti orang yang jatuh sakit, tidak bergerak dalam waktu lama, hingga tindakan kekerasan.
Saat ini sistem AI tersebut telah dipasang di sekitar 30 fasilitas komersial dan sekitar 10 stasiun kereta di Tokyo serta Prefektur Kanagawa.
Jepang selama bertahun-tahun berupaya menekan angka bunuh diri melalui berbagai pendekatan, termasuk dukungan kesehatan mental dan pemanfaatan teknologi. Kehadiran AI ini menjadi salah satu upaya terbaru untuk mendeteksi risiko lebih dini sebelum tragedi terjadi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022